Dilema

Bukannya aku tak mengerti ayat ini, tapi ada beribu tapi hingga aku belum bisa sampai pada titik ini.

Musibah yang aku alami, kecelakaan kemarin, mengingatkanku bahwa maut itu sangat dekat. Kejadian pas aku naik motor dibonceng dan di hajar mobil sampai aku terbanting ke kiri, membuat pingsan, membuat helm yang aku pakai pecah tentu membuat aku trauma.

Apakah ini peringatan dari Gusti Allah, sudah lama aku tahu dan berniat tapi belum juga aku meninggalkan pekerjaanku yang kental dengan itu semua.

Allah tidak menyukai orang yang tetap dalam kekafiran, semoga Allah jauhkan ini dariku, tapi bagaimana dengan kalimat Allah tidak menyukai setiap orang yang bergelimang dalam dosa ? And It’s me on sin.

Forgive me ya Allah, berikan aku solusi, dalam setiap shalat dan doaku. Aku memohon solusi padamu. Aku sabar menghadapi takdirmu, dan aku memohon solusi pada Mu Ya Allah.

Catatan malam hari satu Minggu pasca excident at taman kota Kuningan.

Q

Duka di Sekitar Kita

GB. Pemandangan dari jendela Rumah Sakit (dok pribadi)

Akhir mei 2022 dan awal Juni ini kita, terutama aku banyak mendengar kabar nestapa. Kepergian Wak Acih, saudara jauhku tapi sudah dianggap orangtua karena kebaikannya pada keluargaku. Beliau meninggal saat mau berangkat ke rumah sakit. Padahal aku sudah lama berencana menengoknya. Itulah mengapa, jangan pernah menunda kebaikan yang ingin kamu lakukan pada orang lain. Wak acih menderita sakit jantung, dia berjasa waktu aku masih di Serang, mau membantuku mengasuh anak-anak yang masih kecil, Althaf, Alisha, bahkan setelah kepindahanku ke kuningan dia sempat bekerja dua tahun denganku untuk jagain alby dan segala hal yang berbau rumah tangga. Semoga amal ibadahmu diterima oleh Allah SWT, unttil we meet again di surga Nya Allah, Insya Allah.

Berita kedua, datang dari sahabatnya kakakku, Teh Dewi, orang Sukabumi. Dia dulu sekost sama aku dan kakakku, kamarnya berdampingan, satu kamar mandi dengan kita waktu di Semarang. Padahal semangat hidupnya, cara pandangnya dalam melihat sesuatu full of kindness, dia masih aktif di medsos seperti instagram. kalau aku ikutin beritanya di medsos, dia resign dari pekerjaannya sebagai guru, selama covid fokus mengurus keluarganya termasuk dua buah hatinya, suaminya a norman juga baik, dia orang anyer. Bisa aku bayangkan betapa terpukul keluarga kecilnya oleh kepergian teh dewi. Sejatinya kita semua memang akan kembali, pulang kepada Dzat pemilik ruh ini, Allah SWT.

Berita ketiga, berita nasional, yaitu putranya Ridwan Kamil, Emmeril Kahn Mumtaz, sungguh pilu mengikuti beritanya, sang putra tercinta terseret arus di sungai aare, Bern, Swiss, dua minggu pencarian akhirnya membuahkan hasil, barusan aku lihat prosesi pemakamamannya di televisi yang menyedot banyak perhatian. Walaupun aku tidak mengenalnya, tapi rasa nesatapa dan kasih sayang rasanya tercurah buat almarhum ERil (nama panggilan almarhum).

Hal keempat, sekarang berpusat didiriku, Alisha anakku yang kedua perempuan sejak senin kemarin badannya demam, sudah diberi paracetamol tapi tidak kunjung reda, akhrinya kamis kemarin di rawat di rumah sakit, kata dokter diagnosa demam berdarah, padahal anaknya lagi ujian di sekolah. Yang bikin auto panik trombositnya turun terus dari 95.000 besoknya ke 88.000 besoknya 63.000. DSA (Dokter spesialis anak) nya udah bilang jangan dipaksa minum jus jambu, angkak, atau lain lain karena gak ngaruh, katanya banyakin minum aja. Tapi lah namanya ikhtiar, sama aku dan suamiku, alisha dikasih aja jus jambu merah, rebusan daun ubi jalar, sari kurma, angkak. Hari ini alhamdulillah trombositnya naik ke 93.000. IKhtiar spiritualnya aku baca surat yasin terus minimal 4 kali sehari, intimnya memohon pada Gusti Allah untuk disembuhkan.

Naas yang kelima, hari rabu aku naik motor ojol pas waktu makan siang, apa daya malang tak dapat ditolak, aku ketabrak mobil guys, untunglah masih selamat, walaupun helm dalemnya yang aku pakai katanya pecah. Aku dibawa ke rumah sakit juga ga sadar, tau tau bangun kayak di film film gitu …wah ini ada dimana ya, bedanya badan ngerasain sakit….ya iyalah orang ngalamin sendiri bukan nonton sinetron. ALhamdulillah dah di rontgen kepala ama badan sih katanya ga ada luka dalem. Tapi ya namanya kecelakaan, badan berasa banget kaku, sama jalan gak gesit, butuh waktu untuk sembuh. Ya Allah LIndungi hamba dan keluarga hamba dan semua umat muslim serta semua makhlukmu di dunia ini. Maafkan aku yang belum dapat menjalankan semua perintah MU, but i try my best, Ya Allah.

Hidup Mandiri, Keluar dari Rumah Ortu setelah Menikah

Siapa sih yang tidak ingin hidup mandiri dan sukses. Tetapi terkadang ada situasi-situasi yang kita hadapi dimana kita tetap membutuhkan kehadiran orang terdekat alias keluarga. Kalau sesekali kamu meminta bantuan keluarga it’s ok dan itu juga seharusnya ada timbal baliknya, dimana saat keluarga membutuhkan kamu, kamu ada bagi mereka.

Bagi kamu yang masih nebeng dengan keluarga disini ada beberapa tips supaya kamu segera keluar dari rumah ortu kamu. Terutama bagi yang sudh berpasangan.

1. Samakan Visi dengan Pasangan

Menyamakan Visi atau tujuan dengan pasangan sangat penting saat kamu sudan menikah dan pada posisi masih nebeng dengan ortu, terkadang ada pasangan yang masih merasa nyaman tinggal dengan orang tua, dengan berbagai alasan. Misalnya kenyamanan untuk urusan makan yang masih disediakan oleh orang tua, listrik dan telpon yang tagihannya masih di cover oleh orang tua. Coba yakinkan pasanganmu bahwa hidup mandiri dan tidak merepotkan orang tua itu lebih baik dibanding hidup menumpang.

2. Rencanakan Keuanganmu

Mungkin kamu dan pasangan sudah terbiasa mencampur keuangan kamu dengan orang tua, sehingga pengeluaran kamu hanya setengahnya atau tidak ada sama sekali, saat kamu sudah keluar dari rumah ortu, maka semua biaya akan ditanggung oleh kalian berdua, jadi pastikan menghitung secara cermat setiap sen kebutuhan rumah tanggamu. Penghasilan kamu dan pasangan harus dialokasikan dengan tepat.

3. Pamit Baik-baik

Ini seringkali dilupakan oleh pasangan yang akan keluar dari pondok orangtua/mertua indah. Sampaikan baik-baik bahwa kalian ingin hidup mandiri, jika kalian sudah memiliki buah hati biasanya orang tua /mertua akan merasa berat berpisah dengan cucunya. Tapi yakinkan bahwa dengan pindahnya kalian, kalian tetap akan menjaga hubungan silaturahim.  Tapi ada juga lho orangtua/mertua yang lega kalau kalian keluar dari rumah mereka. Karena biasanya tipikal orangtua/mertua seperti ini memang menginginkan masa tua dengan kegiatan yang tidak melibatkan kalian, mungkin mereka lebih memilih kondisi tenang, khusuk beribadah atau melakukan hubungan sosial kemasyarakatan yang tidak melibatkan anak-anaknya yang sudah dewasa.

Mucocele dan Cabut Gigi

Sudah satu Minggu aku pikir sariawan. Awalnya karena ada gigi kanan atas paling belakang bolong dan gigi kiri bawah yang bolong, kalau gigi atas emang udah harus dicabut, gigi bawah masih sayang pengen aku lanjutin perawatan.

Alhasil setiap abis makan aku selalu pakai dongkrak alias tusuk gigi buat mencongkel tuh makanan yang terjebak Disana. Jorok ya…. hehe.

Hingga satu pagi kok perih amat ini lidah bawah, pas aku cek waduh kok ada sariawan gede banget, masih kalem tuh, pas nanya pak suami juga dia bilang pernah dan kempes sendiri, aku disarankn kumur air garam sama bebeb, ya udah aku turutin. Tapi makin mengganggu karena selain sakit ada sensasi panas di lidah yang dekat area sariawan itu

Akhirnya aku Konsul sama dokter gigi di alodokter bayar lima rebu tapi jawabannya bikin shock

Akhirnya aku daftar di RS J. So tadi pagi Selasa, 8 Februari 2022 pukul 8 aku dah nangkring nunggu panggilan cs rumah sakit. Tapi pas didepan cs, agak kecewa soalnya dokter gigi yang mau aku datengin kecantikan jadi ga cover asuransi…lah ko bisa ya dokter gigi titelnya tapi kecantikan…wis mbuhlah aku males mikir, jadilah aku ganti rumah sakit, bergeraklah aku ke RS Seka* K, tapi antriannya panjang, belum lagi pas masuk kesana sebelum daftar aku harus ikut antrian screening dulu

Menunggu antrian screening di RS Seka*

Akhirnya aku putuskan buat ke RS P*Mata aja kebetulan ada temen n langsung deh didaftarin

Maka menunggu lah aku dari jam 11 , and then pak dokter baru Dateng jam 12, akhirnya aku dipanggil, untung aku cuma pasien satu satunya, cuman kata dr yang nanganin aku, mucocele nya pakai obat dulu aja sampai seminggu, nanti kalo seminggu ga kempes nanti baru dikasih tindakan.

Akhirnya gigiku yang dekat dengan mucocele ditipisin biar ga tajem dan ngegesek lidah. Mumpung sekalian k dokter gigi, aku inget mending cabut aja gigi geraham atas kanan yang suka banyak sisa makanan nempel biar aku ga pakai tusuk gigi sehabis makan.

Ok dokter setuju, aku dibius lokal, dua suntikan, lumayan berasa sakit hiks hiks …tak berapa lama area rahang dan mulut yang abis disuntik terasa kebas…jeng jeng pak dokter pun siap beraksi.

Tapi sayang seribu sayang, berhubung rumah sakit baru, alatnya kurang komplit, gigiku dah coplok sedikit, tapi kata dokter alatnya kurang komplit jadi aku disuruh ke tempat praktek pak dokter Z*n sehabis ashar, aku pulang dengan bawa 3 jenis obat pereda sakit dan ada antibiotiknya. Akhirnya pulanglah aku dengan pr gigi masih belum beres. Sampe rumah jam satu siang, aku makan bubur aja terus minum obat

Sempet tidur dulu pas ashar bangun, aduh Gilak re….gigiku yang separuh protol sakit abis, akhirnya baru 3 jam aku minum obat anti nyeri, hajar lagi dah diminum lagi. Agak berkurang. Aku masih galau tuh balik lagi ke dokter gigi atau biarin aja. Tapi karena masih sakit bulatin tekad lah aku cuss lagi ke dokter Z*n.

Sampai di tempat prakteknya dokternya masih inget hehe…tanpa ba bi bu, aku di kasih tindakan lagi, cesss suntik bius lokal lagi, wah itu nyabut gigi geraham atas…benar benar sesuatu, sampe dokter nya tangannya pegel…maaf ya dok.

Alhamdulillah, si gigi dah berhasil dicabut, sebenarnya pengen aku bawa pulang, cuman ga enak juga dah gigi penuh darah gitu. Hehe

Layaknya suatu hubungan, kalo hubungan yang kira kira bikin sakit buat apa dipertahankan, cabut aja guys. 😁

Aku sama pak suami bisa pulang dengan lega, terus pak suami bilang ” Bu pas tadi dikorek korek, Ayah takut kena syaraf tar efeknya ibu jadi bego lagi.”

“Bebeeeeb….tega banget ngomong gitu”

Wkwkwk….akhirnya kita bisa ketawa lagi, setelah seharian kemarin aku cemberut urusan mucocele ama gigi.

Dan masih ada satu urusan lagi yaitu mucocele nya mudah mudahan kempes ga perlu dicabut lagi nih kelenjar air liur yang tersumbat.

So…jadi dikasih pelajaran banget harus aware soal kebersihan mulut dan gigi. Salam sehat guys

Ini tempat praktek dokter Z*n, tempatnya asyik.

Hiatus Menulis di Blog

Salah satu aktivitas Hiatus yaitu menggambar dan mewarnai

Hai, lama kita tidak berjumpa ya. Mungkin sekitar 8 bulan aku ga ngepos di blog halokuningan.com. Kalau ditanya alasan salah satunya adalah, aku habis terbitin novel baru judulnya Saatku Menemukanmu, dan sudah bisa dinikmati di google book.

Alasan kedua adalah, load kerjaan, target achievement for myself. Di akhir tahun not bad lah. Excuse ketiga yaitu Netflix wkwwk. Asli nih gara gara Netflix, tiap weekend mata mantengin aja tuh platform.

Sampai akhirnya keingetan lagi punya website yang harus dikasih makan asupan nutrisi artikel biar tetap hidup. Alhasil website halokuningan.com, adsense nya jadi ga jalan lagi hehe.

Tapi anyway, i Will always come back

Anda bertanya, Kami menjawab: Pertanyaan Populer tentang Virus Corona dan Vaksin

Para pembaca CNN telah bertanya lebih dari 150.000 pertanyaan (dan masih bertambah) tentang virus corona. Kami mengumpulkannya dan merangkup pertanyaan populer seputar virus corona dibawah ini.

Covid 19 (Sumber: CNN)

P: Apakah Vaksin bekerja dalam menghadapi Varian Delta?

J: Ya, Berdasarkan penelitian, selama Anda sepenuhnya divaksinasi dan tidak melewatkan satu dosis pun. Dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech menawarkan perlindungan 88% terhadap gejala Covid-19 yang disebabkan oleh varian Delta, kata Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular.

Dua dosis vaksin Perusahaan Moderna setelah diuji dalam eksperimen laboratorium bekerja melawan varian baru seperti strain Delta, kata perusahaan itu. Para ilmuwan menggunakan sampel serum dari delapan peserta yang diambil seminggu setelah mereka menerima dosis kedua vaksin Moderna.

Dan para peneliti mengatakan vaksin dosis tunggal Johnson & Johnson juga bekerja melawan varian Delta. Para peneliti mempelajari darah yang diambil dari delapan sukarelawan yang divaksinasi dan mengujinya terhadap versi rekayasa varian delta.

Dosis tunggal vaksin Johnson & Johnson COVID-19 menghasilkan antibodi penawar terhadap berbagai varian SARS-CoV-2 yang sekarang menjadi perhatian, yang meningkat dari waktu ke waktu, termasuk terhadap varian Delta (B.1.617.2) yang semakin lazim dan lebih mudah menular. ,” kata Johnson & Johnson pada 1 Juli.

Tetapi varian Delta lebih menular daripada jenis asli virus corona baru dan jenis Alpha (B.1.1.7) yang saat ini dominan di AS,“ Inilah mengapa kita harus mendapatkan vaksinasi dengan cepat,” kata Murthy, ahli bedah umum.

P: Apa itu Varian Delta? Apakah lebih buruk daripada jenis virus corona lainnya?

J: Varian Delta adalah jenis virus corona B.1.617.2 yang pertama kali diidentifikasi di India yang sekarang menyebar di AS dan di seluruh dunia. Strain Delta memiliki kluster mutasi, termasuk yang dikenal sebagai L452R, yang membantunya menginfeksi sel manusia dengan lebih mudah.

“Varian ini bahkan lebih menular daripada varian Inggris (Alpha), yang lebih menular daripada versi virus yang kami tangani tahun lalu,” kata Ahli Bedah Umum AS Dr. Vivek Murthy.

Selain peningkatan penularan, “ini mungkin terkait dengan peningkatan keparahan penyakit, seperti risiko rawat inap,” kata Dr. Anthony Fauci, direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular.

Analisis 38.805 kasus berurutan di Inggris menunjukkan varian Delta membawa 2,61 kali risiko rawat inap dalam 14 hari dibandingkan dengan varian Alpha, ketika variabel seperti usia, jenis kelamin, etnis dan status vaksinasi dipertimbangkan.

Pada pertengahan Juni, varian Delta menyumbang 99% dari kasus Covid-19 di Inggris, menurut Public Health England.

“Kami tidak ingin membiarkan terjadi di Amerika Serikat apa yang terjadi saat ini di Inggris, di mana Anda memiliki varian bermasalah yang pada dasarnya mengambil alih sebagai varian dominan,” kata Fauci.

Itu sudah terjadi sebelumnya. Varian Alpha (B.1.1.7) yang pertama kali ditemukan di Inggris “lebih melekat” dan lebih menular daripada jenis asli virus corona baru. Ini menyebar dengan cepat dan menjadi strain dominan di AS.

Sekarang varian Delta yang lebih menular diperkirakan akan mengambil alih sebagai strain AS yang dominan dalam beberapa bulan mendatang, kata direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS. Dalam beberapa pekan terakhir, jumlah kasus Delta yang diketahui telah berlipat ganda setiap dua minggu di AS – menjadi 26,1% dari kasus Covid-19 berurutan pada 19 Juni, menurut data CDC.

Perusahaan pengurutan genetik Helix mengatakan pengujiannya menunjukkan Delta sudah menyumbang 40% dari kasus Covid-19 AS.

P: Apakah orang yang sudah divaksin dua kali masih harus mengenakan masker akibat Varian delta?

J: Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS tidak mengubah pedoman maskernya sejak varian Delta yang sangat menular ditemukan di seluruh 50 negara bagian dan Washington, DC.

“Jika Anda telah divaksinasi penuh, Anda dapat melanjutkan aktivitas yang Anda lakukan sebelum pandemi,” kata CDC. “Anda dapat melanjutkan aktivitas tanpa mengenakan masker atau menjaga jarak 6 kaki (1.8 meter)” – kecuali di tempat-tempat di mana masker diperlukan, seperti di transportasi umum atau di beberapa tempat kerja.

Untuk mereka yang berusia 2 tahun ke atas yang tidak sepenuhnya divaksinasi, ” jika dalam ruangan ditempat umum harus memakai masker,” kata CDC. Masker juga merupakan ide yang baik untuk orang yang tidak divaksinasi di lingkungan luar yang ramai atau kontak dekat dengan orang lain yang tidak sepenuhnya divaksinasi – terutama di daerah di mana virus corona menyebar dengan cepat.

Negara-negara dengan tingkat vaksinasi di bawah rata-rata memiliki rata-rata hampir tiga kali lipat tingkat kasus Covid-19 baru dibandingkan dengan negara-negara bagian dengan tingkat vaksinasi di atas rata-rata, menurut data terbaru dari Universitas Johns Hopkins. 

Sumber CNN

https://edition.cnn.com/interactive/2020/health/coronavirus-questions-answers/

Nanti kita lanjutkan Top Question tentang COVID 19, Selalu jaga kesehatan ya

Setidaknya ada 200 Kasus Varian Virus Corona Delta Plus yang Diketahui di Seluruh Dunia. Ini Yang harus Kita Ketahui

Versi baru dari varian Delta coronavirus yang sedikit berubah menyebar di sejumlah negara termasuk Inggris, Amerika Serikat dan India, ujar pejabat kesehatan setempat.

Strain ini, yang telah menghasilkan sejumlah besar perhatian media global, disebut B.1.617.2.1 atau AY.1,  singkatnya Delta Plus, dan merupakan versi varian Delta yang pertama kali terdeteksi di India pada bulan Februari 2021.

Ini pertama kali dilaporkan oleh Badan Kesehatan Inggris, pada 11 Juni. Tetapi beberapa kasus pertama di Inggris telah terjadi pada 26 April – menunjukkan varian itu mungkin ada dan menyebar pada musim semi.

Pemerintah India mengatakan telah mengirimkan sampel varian ke Sistem Data Global untuk pengujian gen. Dari 200 kasus yang terdeteksi selama ini, hanya satu yang menyebabkan kematian di India.

Bagaimana Delta Plus berbeda dengan Varian Delta?

Semua varian membawa kelompok mutasi. Delta Plus memiliki mutasi ekstra yang disebut K417N, yang membedakannya dari varian Delta biasa. Mutasi ini mempengaruhi protein spike, bagian dari virus yang menempel pada sel yang diinfeksinya.

Mutasi K417N tidak sepenuhnya baru.  “Virus muncul secara independen di beberapa garis keturunan virus,” kata Francois Balloux, direktur Institut Genetika Universitas College London (UCL).

Mutasi itu terlihat pada strain yang ditemukan di Qatar pada Maret 2020, dan juga ditemukan pada varian Beta, yang pertama kali terdeteksi di Afrika Selatan musim gugur lalu, katanya kepada Science Media Center, Rabu.

“Mutasi dapat berkontribusi pada penurunan kekebalan, meskipun dampaknya pada penularan tidak jelas,” tambahnya.

Semua virus bermutasi terus menerus. Beberapa dari perubahan itu membuat virus menjadi lebih baik dalam menginfeksi sel, lebih kuat dalam bereplikasi, sementara hal lainnya belum ada yang melemahkan virus.

Hingga saat ini, ada sekitar 160 jenis virus corona yang diurutkan secara global, kata Balloux.

Ada juga “varian Delta plus lainnya dengan mutasi lain,” kata pemerintah India pada hari Rabu, menambahkan bahwa AY.1 adalah yang paling terkenal.

Maria Van Kerkhove, pimpinan teknis Organisasi Kesehatan Dunia untuk Covid-19, menambahkan bahwa tim sedang “melihat mutasi spesifik ini dan apa artinya ini dalam hal penularan, tingkat keparahan, dan bagaimana tindakan medisnya.”

 Sementara itu, varian Delta reguler, juga dikenal sebagai strain B.1.617.2, telah menyebar dengan cepat. Ini telah dilaporkan di lusinan negara, dan 40% hingga 60% lebih mudah menular daripada varian Alpha yang pertama kali diidentifikasi di Inggris, kata Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC).

“Saya tahu bahwa secara global saat ini ada banyak kekhawatiran tentang varian Delta, dan WHO juga mengkhawatirkannya,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal Organisasi Kesehatan Dunia, Jumat. “Delta adalah yang paling menular dari varian yang diidentifikasi sejauh ini.”

Apakah lebih menular, mematikan, atau kebal vaksin?

Menurut badan pengurutan genom Covid-19 pemerintah India, varian Delta Plus menunjukkan beberapa sifat yang mengkhawatirkan seperti peningkatan penularan, pengikatan yang lebih kuat pada reseptor sel paru-paru, dan potensi pengurangan respons antibodi.

Belum jelas apa efek mutasi pada kemanjuran vaksin – tetapi Julian Tang, profesor ilmu pernapasan di University of Leicester, memperingatkan itu berpotensi memberikan varian “sifat lolos vaksin yang signifikan.”

Sebagian besar vaksin virus corona dirancang untuk melatih tubuh mengenali protein lonjakan, atau bagiannya, tempat di mana mutasi ekstra Delta Plus berada.

Namun, belum ada cukup bukti untuk menentukan sesuatu secara meyakinkan dan para ahli lain telah menyatakan kehati-hatian. Pada hari Rabu, pemerintah India mengatakan peran mutasi dalam “penurunan kekebalan, keparahan penyakit atau peningkatan penularan, dll. Berada di bawah pengawasan lanjutan.”

“Virus ini juga telah diisolasi dan dibiakkan,” kata Balram Bhargava, Direktur Jenderal Dewan Riset Medis India, Jumat. “Kita akan mendapatkan hasilnya dalam tujuh hingga sepuluh hari tentang apakah vaksin itu bekerja melawan Delta Plus.”

Untuk saat ini, para ahli sebagian besar memperingatkan masyarakat dan pemerintah untuk tetap waspada tetapi tetap tenang. Selain varian Beta, tidak ada galur lain yang membawa mutasi K417N “Sejauh ini berhasil secara khusus,” kata Balloux. “Telah ditemukan di beberapa negara tetapi tetap pada frekuensi yang sangat rendah. Tidak ada bukti bahwa strain saat ini berkembang di negara mana pun.” Van Kerkhove dari WHO mengatakan WHO juga sudah melacak Delta Plus untuk menentukan tingkat penularan dan tingkat keparahannya.

Di mana itu ditemukan? Seberapa cepat penyebarannya?

Sejauh ini, Delta Plus telah dilaporkan di 11 negara, tetapi jumlah kasus per negara hanya mencerminkan sampel yang telah diurutkan, dan diperlukan lebih banyak data untuk menentukan tingkat penyebaran yang sebenarnya.

“Sejauh yang saya ketahui, kecepatan penyebaran suatu varian tidak dapat diukur dengan frekuensi penyebaran awal,” kata T. Jacob John, kepala virologi klinis di Christian Medical College India.

“Belum ada informasi Delta Plus menjangkiti orang yang terinfeksi gelombang pertama, orang yang diimunisasi atau mereka yang terinfeksi gelombang kedua. Penyebarannya harus diwaspadai untuk mengetahui lebih lanjut.” AS telah mengurutkan dan mengkonfirmasi jumlah kasus tertinggi sejauh ini, dengan 83 kasus pada 16 Juni, menurut Public Health England.

India mengikuti dengan 48 kasus, kata pemerintah pada hari Jumat. Satu pasien, seorang wanita berusia 80 tahun dengan kondisi yang sudah ada sebelumnya, telah meninggal, kata Rajesh Tope, menteri kesehatan negara bagian Maharashtra, pada hari Jumat.

Kasus-kasus dimulai di tiga negara bagian – yang semuanya dalam keadaan siaga – tetapi sejak itu menyebar ke total delapan negara bagian. Pemerintah pusat mendesak negara bagian dengan kasus untuk “meningkatkan respons kesehatan masyarakat mereka” dengan meningkatkan pengujian, penelusuran, dan vaksinasi prioritas.

India masih belum pulih dari gelombang kedua yang menghancurkan, yang telah menginfeksi jutaan orang dan membunuh ratusan ribu orang dalam beberapa bulan terakhir. Tidak jelas apakah Delta Plus akan memberikan pukulan lain.  John mengatakan itu tidak mungkin, karena tingkat vaksinasi di negara itu meningkat,  tetapi trauma gelombang kedua membuat pihak berwenang waspada. “Sekali digigit, dua kali malu,” kata John.

“Mereka yang tidak memprediksi gelombang kedua tidak ingin terkena untuk kedua kalinya, jadi mereka memperingatkan semua orang tentang kemungkinan gelombang ketiga.” Inggris telah melaporkan 41 kasus pada 16 Juni. Peningkatan pelacakan kontak, pengujian, dan isolasi telah dikerahkan di daerah di mana Delta Plus telah dilaporkan, Downing Street mengkonfirmasi pada hari Kamis.

Beberapa kasus pertama yang diurutkan di Inggris adalah kontak individu yang telah melakukan perjalanan dari atau transit melalui Nepal dan Turki, menurut Public Health England. Sisa kasus tersebar di Kanada, India, Jepang, Nepal, Polandia, Portugal, Rusia, Swiss, dan Turki. (Sumber CNN)

 

Ilustrasi Virus Corona varian Delta (Bandung.bisnis.com)

https://edition.cnn.com/2021/06/25/health/delta-plus-variant-explainer-intl-hnk-scn/index.html

 

PBB Mendesak ‘Kepatuhan Penuh pada Gencatan Senjata’ supaya Kehidupan di Gaza berlanjut

 

Seorang pejabat Palestina mengatakan pendataan awal menunjukkan setidaknya 2.000 unit rumah hancur dalam pertempuran. [Mohammed Salem / Reuters]

Pengeboman 11 hari Israel di Gaza menewaskan sedikitnya 248 orang, termasuk 66 anak-anak, dengan lebih dari 1.900 orang terluka.

Dewan Keamanan PBB menyerukan “kepatuhan penuh terhadap gencatan senjata” antara Israel dan Palestina di Jalur Gaza dalam pernyataan pertamanya sejak kekerasan meletus pada 10 Mei.

Pada Pernyataan yang dikeluarkan Sabtu(22/05/2021), 15 anggota DK PBB turut berduka atas banyaknya korban jiwa atas kekerasan yang terjadi dan akan mengawal kebutuhan untuk bantuan kemanusiaan khususnya bagi penduduk sipil Palestina di Gaza.

Baca JugaIsrael dan Hamas saling Mengklaim Kemenangan saat Genjatan Senjata masih Rentan

Baca Juga konten bersponsor https://wordpress.com/refer-a-friend/NbGRzeYUJ3G7WnVL6AGW/

Pengeboman yang dilakukan Israel selama 11 hari  di Gaza menewaskan sedikitnya 248 orang, termasuk 66 anak-anak, dengan lebih dari 1.900 orang terluka.

Dipihak Israel Sedikitnya 12 orang tewas akibat tembakan roket dari Gaza.

Pernyataan itu lebih lanjut mengatakan bahwa sangat mendesak untuk memulihkan ketenangan dan “menegaskan kembali pentingnya mencapai perdamaian yang komprehensif berdasarkan visi sebuah kawasan di mana dua negara demokratis, Israel dan Palestina, hidup berdampingan dalam damai dengan perbatasan yang aman dan diakui”.

Warga Palestina kembali ke rumah mereka yang hancur setelah pengumuman gencatan senjata pada hari Jumat, di Beit Hanoun di Jalur Gaza utara, 21 Mei 2021 [Mohammed Salem / REUTERS]

Amerika Serikat, sekutu terdekat Israel, sebelumnya telah memblokir empat pernyataan dewan yang mengusulkan seruan gencatan senjata yang didukung semua anggota lainnya, dengan mengatakan hal itu dapat mengganggu upaya pemerintahan Presiden Joe Biden untuk mengakhiri serangan militer Israel.

Pada hari Sabtu, Qatar berjanji untuk bekerja dengan negara Arab dan negara Muslim lainnya untuk membantu menghentikan serangan Israel terhadap Palestina, sementara parlemen Mauritania mendesak Pengadilan Kriminal Internasional dalam resolusi untuk menuntut pejabat Israel atas tuduhan “genosida” untuk kampanye militernya di Gaza.

Sementara itu, warga Palestina di Gaza turun ke jalan untuk menyambut gencatan senjata, hari Jumat ketika pertempuran berhenti.

Ratusan pejuang Hamas yang mengenakan baju kamuflase militer berpawai melewati tenda duka untuk Bassem Issa, seorang komandan senior yang tewas dalam pertempuran itu.

Pemimpin tinggi Hamas di Gaza, Yehiyeh Sinwar, juga  memberikan penghormatannya dan baru muncul ke publik pertama kali sejak meletusnya pertempuran.

Israel mengebom rumah Sinwar, bersama dengan tokoh-tokoh senior Hamas lainnya, sebagai bagian dari serangannya dan mengatakannya sebagai infrastruktur militer kelompok tersebut.

Protes Mendunia

Pawai solidaritas pro-Palestina diadakan pada hari Sabtu sebagai kelanjutan dari protes selama seminggu, dengan pengunjuk rasa menuntut pemerintah masing-masing menjatuhkan sanksi dan embargo militer untuk menghentikan pasokan senjata ke Israel.

Protes terjadi di Berlin, Melbourne, London dan Paris, sementara lebih banyak dari unjuk rasa dijadwalkan pada akhir pekan di kota-kota besar lainnya, termasuk New York.

“Saya sangat bangga bahwa kita telah berkumpul untuk hal sepenting ini,” Amal Nagvi, yang berpartisipasi dalam unjuk rasadamai di  London, mengatakan kepada Al Jazeera.

“Banyak orang berpikir kami tidak melakukan apa apa selain pawai dan berteriak. Tapi hal telah berubah, dan kita tidak akan berhenti sampai perubahan terjadi dan palestina merdeka.”

Demonstran pro-Palestina menghadiri protes menyusul maraknya kekerasan Israel-Palestina, di London, Inggris, 22 Mei 2021 [Toby Melville / Reuters]

Ribuan orang juga berunjuk rasa di kota Tel Aviv, Israel, menyerukan koeksistensi antara orang Yahudi dan Arab.

Demonstrasi itu adalah salah satu dari beberapa demonstrasi yang diadakan di seluruh Israel untuk menyerukan perdamaian antara Israel dan Palestina. Demonstran berbaris di seluruh kota dan kemudian berkumpul di pusat Habima Square untuk mendengarkan para politisi dan seniman berbicara.

“Ini adalah salah satu contoh langka di mana Anda akan melihat orang Israel berbicara menentang penjajahan,” kata Hoda Abdel-Hamid dari Al Jazeera, melaporkan dari Tel Aviv.

Unjuk rasa itu diorganisir terutama oleh kelompok-kelompok sayap kiri dan partai Palestina-Israel, dengan para demonstran memegang tanda bertuliskan “Sekarang Damai”, katanya.

Sumber: https://www.aljazeera.com/news/2021/5/22/un-security-council-calls-for-full-adherence-to-gaza-ceasefire

Taiwan menyalahkan Cina karena Memperlambat Aksesnya terhadap Vaksin Covid-19. Kenyataannya lebih Rumit

Saat semua negara bergegas untuk memvaksin sedini mungkin penduduknya tahun ini, ada sedikit ketegangan untuk dapat di inokulasikan di Taiwan.

Pulau dengan 23 juta penduduk itu telah mencatat nol infeksi dalam beberapa bulan dan permintaan untuk vaksin sangat sedikit hanya 1% penduduk yang telah divaksin.

Tapi dalam hal pandemi, semuanya bisa cepat berubah. Hari ini Taiwan sedang berjuang melawan wabah terburuknya, dilaporkan lebih dari 1.000 kasus baru dalam seminggu terakhir, dan penduduknya menginginkan vaksin – tetapi tidak bisa mendapatkannya.

Sekarang Pemerintah Taiwan meminta Amerika untuk berbagi vaksin dan mengirimkannya keluar negeri, sambil menunggu vaksin yang lain datang.

Sebetulnya ada solusi yang mudah secara teori bagi Taiwan yaitu : Vaksin Cina.

China telah mengirimkan puluhan juta dosis vaksin yang dikembangkan di dalam negeri ke seluruh dunia. Tetapi ketegangan di Selat Taiwan telah meningkat sejak pandemi, Beijing memblokir partisipasi Taiwan di WHO – Organisasi Kesehatan Dunia, mendekati sekutu Taipei yang semakin berkurang dan meningkatkan tekanan militer di pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu, yang dianggap sebagai bagian dari wilayah Cina.

Di tengah meningkatnya permusuhan dan ketidakpercayaan, Taipei langsung menolak menerima vaksin buatan China dari Beijing, dengan alasan hukum Taiwan yang melarang impor vaksin China untuk digunakan manusia. Langkah Taiwan itu dikritik Beijing yang mengatakanitu sama saja dengan “mengorbankan kesejahteraan rakyat untuk kepentingan politiknya sendiri.”

Taipei tidak melihatnya seperti itu, dan menuduh Beijing memblokir pasokannya, padahal bisa memberikannya.

Pada hari Rabu, juru bicara Kantor Kepresidenan Kolas Yotaka mengatakan di Twitter: “Akses Taiwan ke vaksin terus diperlambat oleh campur tangan China, sementara  kami justru ingin membeli yang buatan China. Jika Anda benar-benar ingin membantu tolong jangan halangi kami.”

Yotaka tidak memberikan rincian tentang dugaan campur tangan Tiongkok. Tetapi pada bulan Februari, Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung mengungkapkan dalam sebuah wawancara radio bahwa Taiwan dan BioNTech akan menandatangani kontrak untuk 5 juta dosis vaksin pada bulan Desember, tapi akhirnya kesepakatan itu gagal karena “tekanan politik”. Sementara BioNTech memiliki kesepakatan distribusi di China yang lebih besar dengan perusahaan yang berbasis di Shanghai Fosun Pharma, Beijing membantah menghalangi kesepakatan Taiwan.

Ketika perang mulut seputar vaksin berkecamuk, kenyataannya peluncuran vaksin Taiwan yang lambat jauh lebih membahayakan dibanding ketegangan geopolitik dengan China.

Suplai Terbatas

Taiwan telah memesan 20 juta dosis vaksin – cukup untuk memvaksinasi 43% penduduknya. Tapi, sejauh ini, baru sekitar 700.000 dosis yang tiba, dan semuanya dibuat oleh AstraZeneca.

Menurut Kantor Berita Pusat (CNA) resmi pulau itu, Taiwan menandatangani kesepakatan dengan AstraZeneca tahun lalu untuk membeli 10 juta dosis vaksinnya. Pada bulan Maret, 117.000 dosis akhirnya dikirim dari pabrik di Korea Selatan, menjadi vaksin pertama yang tiba di pulau itu.

Taiwan juga memesan 4,76 juta dosis melalui COVAX – Inisiasi dunia yang didukung oleh WHO untuk memastikan akses yang adil ke vaksin Covid-19. Pengiriman pertama 199.200 vaksin tiba pada awal April, diikuti pengiriman kedua 400.000 dosis pada hari Rabu.

Pada Februari, Taiwan menandatangani kontrak 5 juta dosis dengan pembuat vaksin AS Moderna. Pusat Komando Epidemi Pusat pulau itu mengatakan vaksin itu diharapkan dilakukan bulan ini. Berdasarkan laporan CNA, Pekan lalu, pejabat tinggi Taipei di Washington mengatakan pengiriman dijadwalkan tiba pada bulan Juni.

Vaksin BioNTech, yang dikembangkan AS Pfizer, telah disetujui untuk penggunaan darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia bulan Desember.

Hsiao Bi-khim, duta besar de-facto Taiwan untuk AS, mengatakan karena permintaan vaksin di Taiwan pada awalnya rendah, dia fokus membantu sekutu diplomatik Taipei mengamankan vaksin. Tapi sekarang dia bekerja untuk memastikan pesanan Taiwan dikirim tepat waktu, menurut CNA.

Rendahnya Minat Vaksin

Pemerintah Taiwan meluncurkan program vaksinasi pada akhir Maret, menawarkan suntikan pertama kepada staf medis. Program tersebut kemudian diperluas untuk mencakup petugas polisi, petugas perawatan, orang tua dan militer.

Pada pertengahan April, orang-orang di luar daftar prioritas pemerintah bisa melakukan vaksinasi dengan biaya 600 dolar Taiwan Baru atau ($ 21) per suntikan.

Tapi minat terhadap vaksin rendah, orang-orang masih menikmati kehidupan normal selama berbulan-bulan, pergi ke bar, restoran, konser, dan pertandingan bisbol. disamping ada juga kekhawatiran tentang efek samping atas  laporan pembekuan darah pada orang yang telah menerima vaksin AstraZeneca.

“Selama 1,5 tahun terakhir, Taiwan tidak mengalami wabah besar, sehingga banyak penduduk tidak merasa berada dalam bahaya langsung,” kata Chen Hsiu-hsi, seorang profesor epidemiologi di Universitas Nasional Taiwan. “Inilah sebabnya mengapa tidak banyak orang yang terdorong untuk menggunakan vaksin Covid-19.”

Namun lonjakan kasus bulan ini telah menimbulkan kekhawatiran, membuat beberapa warga bergegas untuk mendapatkan vaksinasi. Sebelum vaksin terbaru dari COVAX tiba pada hari Rabu, Taiwan telah menggunakan dua pertiga dari pasokan dosis vaksin 300.000.

Karena persediaan menipis, pemerintah Taiwan telah menangguhkan program berbayar, menyimpan semua dosis yang tersisa untuk pekerja pelayanan publik, menurut CNA.

Chen Hsiu-hsi, ahli epidemiologi, mengatakan sekitar 30% pekerja medis Taiwan sekarang telah divaksinasi. Ia berharap angka tersebut akan mencapai 50% dengan datangnya 400.000 dosis vaksin AstraZeneca yang baru tiba.

Membuat Vaksin Sendiri

Dalam hal pengembangan vaksin Covid-19 sendiri, Taiwan tertinggal dari AS, Inggris, Jerman, China, dan Rusia.

Tiga kandidat vaksin virus korona di pulau itu menjalani uji klinis Agustus lalu, lima bulan setelah China dan AS mulai menguji kandidat vaksin pertama mereka pada manusia. Sementara beberapa ahli kesehatan menyalahkan pemerintah Taiwan karena tidak memberikan dukungan yang cukup bagi perusahaan obat di pulau itu untuk mengembangkan vaksin, tampaknya mereka akhirnya membuat kemajuan.

Pada hari Selasa, Presiden Tsai Ing-wen mengatakan dua kandidat vaksin Taiwan telah mencapai akhir uji klinis tahap 2. Menurut Tsai, dua vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Taiwan, Medigen Vaccine Biologics Corporation dan United Biomedical, diharapkan tersedia pada akhir Juli, jika mereka mendapatkan izin penggunaan darurat bulan depan.

Chen, ahli epidemiologi, optimis tentang vaksin Taiwan yang dikembangkan di dalam negeri. “Mereka telah melaporkan hasil yang baik dalam uji klinis tahap 2, dan sepertinya mereka juga menanggapi dengan baik varian yang berbeda dalam pengaturan laboratorium.”

Sampai saat itu, kata Chen, Taiwan bergantung pada vaksin dari negara luar untuk menghadapi krisis – tetapi bukan dari tetangga dekatnya Cina yang memiliki pasokan terbesar.

Sumber : https://edition.cnn.com/2021/05/21/asia/taiwan-covid-vaccine-intl-hnk/index.html

Disclaimer  :  ini adalah berita yang diterjemahkan dari harian luar negeri

Israel dan Hamas saling Mengklaim Kemenangan saat Genjatan Senjata masih Rentan

PBB mendesak semua pihak untuk tenang setelah polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa setelah salat Jumat.

Kesepakatan gencatan senjata yang tercapai antara Israel dan kelompok bersenjata Palestina di Jalur Gaza tampaknya masih berlaku, tetapi ada ketegangan di Yerusalem Timur yang diduduki di mana polisi Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dan menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina setelah salat Jumat.

Gencatan senjata yang diprakarsai Mesir mulai berlaku pada dini hari Jumat(21/5/21) setelah 11 hari pemboman Israel tanpa henti di daerah kantong yang dikepung dan ribuan roket diluncurkan ke Israel oleh Hamas, kelompok yang mengatur Jalur itu.

Tentara Israel menyerbu kompleks masjid al aqsa dan menembakkan gas air mata, meskipun ada gencatan senjata.

Ribuan warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki turun ke jalan untuk merayakan gencatan senjata, mengibarkan bendera dan mengibarkan tanda “V” yang artinya Kemenangan.

Israel memborbardir Gaza menewaskan sedikitnya 248 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, dan mengakibatkan kerusakan luas ke wilayah yang sudah miskin itu.

Di pihak Israel terjadi kematia 12 orang, 2 diantaranya adalah anak-anak.

Baca juga Korban Tewas Palestina di Tepi Barat Gaza, Meningkat

Sumber berita https://www.aljazeera.com/news/2021/5/21/jubilation-in-gaza-as-ceasefire-takes-effect-palestine-israel-live

Disclaimer : ini adalah berita yang diterjemahkan dari harian luar negeri