Taiwan menyalahkan Cina karena Memperlambat Aksesnya terhadap Vaksin Covid-19. Kenyataannya lebih Rumit

Saat semua negara bergegas untuk memvaksin sedini mungkin penduduknya tahun ini, ada sedikit ketegangan untuk dapat di inokulasikan di Taiwan.

Pulau dengan 23 juta penduduk itu telah mencatat nol infeksi dalam beberapa bulan dan permintaan untuk vaksin sangat sedikit hanya 1% penduduk yang telah divaksin.

Tapi dalam hal pandemi, semuanya bisa cepat berubah. Hari ini Taiwan sedang berjuang melawan wabah terburuknya, dilaporkan lebih dari 1.000 kasus baru dalam seminggu terakhir, dan penduduknya menginginkan vaksin – tetapi tidak bisa mendapatkannya.

Sekarang Pemerintah Taiwan meminta Amerika untuk berbagi vaksin dan mengirimkannya keluar negeri, sambil menunggu vaksin yang lain datang.

Sebetulnya ada solusi yang mudah secara teori bagi Taiwan yaitu : Vaksin Cina.

China telah mengirimkan puluhan juta dosis vaksin yang dikembangkan di dalam negeri ke seluruh dunia. Tetapi ketegangan di Selat Taiwan telah meningkat sejak pandemi, Beijing memblokir partisipasi Taiwan di WHO – Organisasi Kesehatan Dunia, mendekati sekutu Taipei yang semakin berkurang dan meningkatkan tekanan militer di pulau yang memiliki pemerintahan sendiri itu, yang dianggap sebagai bagian dari wilayah Cina.

Di tengah meningkatnya permusuhan dan ketidakpercayaan, Taipei langsung menolak menerima vaksin buatan China dari Beijing, dengan alasan hukum Taiwan yang melarang impor vaksin China untuk digunakan manusia. Langkah Taiwan itu dikritik Beijing yang mengatakanitu sama saja dengan “mengorbankan kesejahteraan rakyat untuk kepentingan politiknya sendiri.”

Taipei tidak melihatnya seperti itu, dan menuduh Beijing memblokir pasokannya, padahal bisa memberikannya.

Pada hari Rabu, juru bicara Kantor Kepresidenan Kolas Yotaka mengatakan di Twitter: “Akses Taiwan ke vaksin terus diperlambat oleh campur tangan China, sementara  kami justru ingin membeli yang buatan China. Jika Anda benar-benar ingin membantu tolong jangan halangi kami.”

Yotaka tidak memberikan rincian tentang dugaan campur tangan Tiongkok. Tetapi pada bulan Februari, Menteri Kesehatan Taiwan Chen Shih-chung mengungkapkan dalam sebuah wawancara radio bahwa Taiwan dan BioNTech akan menandatangani kontrak untuk 5 juta dosis vaksin pada bulan Desember, tapi akhirnya kesepakatan itu gagal karena “tekanan politik”. Sementara BioNTech memiliki kesepakatan distribusi di China yang lebih besar dengan perusahaan yang berbasis di Shanghai Fosun Pharma, Beijing membantah menghalangi kesepakatan Taiwan.

Ketika perang mulut seputar vaksin berkecamuk, kenyataannya peluncuran vaksin Taiwan yang lambat jauh lebih membahayakan dibanding ketegangan geopolitik dengan China.

Suplai Terbatas

Taiwan telah memesan 20 juta dosis vaksin – cukup untuk memvaksinasi 43% penduduknya. Tapi, sejauh ini, baru sekitar 700.000 dosis yang tiba, dan semuanya dibuat oleh AstraZeneca.

Menurut Kantor Berita Pusat (CNA) resmi pulau itu, Taiwan menandatangani kesepakatan dengan AstraZeneca tahun lalu untuk membeli 10 juta dosis vaksinnya. Pada bulan Maret, 117.000 dosis akhirnya dikirim dari pabrik di Korea Selatan, menjadi vaksin pertama yang tiba di pulau itu.

Taiwan juga memesan 4,76 juta dosis melalui COVAX – Inisiasi dunia yang didukung oleh WHO untuk memastikan akses yang adil ke vaksin Covid-19. Pengiriman pertama 199.200 vaksin tiba pada awal April, diikuti pengiriman kedua 400.000 dosis pada hari Rabu.

Pada Februari, Taiwan menandatangani kontrak 5 juta dosis dengan pembuat vaksin AS Moderna. Pusat Komando Epidemi Pusat pulau itu mengatakan vaksin itu diharapkan dilakukan bulan ini. Berdasarkan laporan CNA, Pekan lalu, pejabat tinggi Taipei di Washington mengatakan pengiriman dijadwalkan tiba pada bulan Juni.

Vaksin BioNTech, yang dikembangkan AS Pfizer, telah disetujui untuk penggunaan darurat oleh Organisasi Kesehatan Dunia bulan Desember.

Hsiao Bi-khim, duta besar de-facto Taiwan untuk AS, mengatakan karena permintaan vaksin di Taiwan pada awalnya rendah, dia fokus membantu sekutu diplomatik Taipei mengamankan vaksin. Tapi sekarang dia bekerja untuk memastikan pesanan Taiwan dikirim tepat waktu, menurut CNA.

Rendahnya Minat Vaksin

Pemerintah Taiwan meluncurkan program vaksinasi pada akhir Maret, menawarkan suntikan pertama kepada staf medis. Program tersebut kemudian diperluas untuk mencakup petugas polisi, petugas perawatan, orang tua dan militer.

Pada pertengahan April, orang-orang di luar daftar prioritas pemerintah bisa melakukan vaksinasi dengan biaya 600 dolar Taiwan Baru atau ($ 21) per suntikan.

Tapi minat terhadap vaksin rendah, orang-orang masih menikmati kehidupan normal selama berbulan-bulan, pergi ke bar, restoran, konser, dan pertandingan bisbol. disamping ada juga kekhawatiran tentang efek samping atas  laporan pembekuan darah pada orang yang telah menerima vaksin AstraZeneca.

“Selama 1,5 tahun terakhir, Taiwan tidak mengalami wabah besar, sehingga banyak penduduk tidak merasa berada dalam bahaya langsung,” kata Chen Hsiu-hsi, seorang profesor epidemiologi di Universitas Nasional Taiwan. “Inilah sebabnya mengapa tidak banyak orang yang terdorong untuk menggunakan vaksin Covid-19.”

Namun lonjakan kasus bulan ini telah menimbulkan kekhawatiran, membuat beberapa warga bergegas untuk mendapatkan vaksinasi. Sebelum vaksin terbaru dari COVAX tiba pada hari Rabu, Taiwan telah menggunakan dua pertiga dari pasokan dosis vaksin 300.000.

Karena persediaan menipis, pemerintah Taiwan telah menangguhkan program berbayar, menyimpan semua dosis yang tersisa untuk pekerja pelayanan publik, menurut CNA.

Chen Hsiu-hsi, ahli epidemiologi, mengatakan sekitar 30% pekerja medis Taiwan sekarang telah divaksinasi. Ia berharap angka tersebut akan mencapai 50% dengan datangnya 400.000 dosis vaksin AstraZeneca yang baru tiba.

Membuat Vaksin Sendiri

Dalam hal pengembangan vaksin Covid-19 sendiri, Taiwan tertinggal dari AS, Inggris, Jerman, China, dan Rusia.

Tiga kandidat vaksin virus korona di pulau itu menjalani uji klinis Agustus lalu, lima bulan setelah China dan AS mulai menguji kandidat vaksin pertama mereka pada manusia. Sementara beberapa ahli kesehatan menyalahkan pemerintah Taiwan karena tidak memberikan dukungan yang cukup bagi perusahaan obat di pulau itu untuk mengembangkan vaksin, tampaknya mereka akhirnya membuat kemajuan.

Pada hari Selasa, Presiden Tsai Ing-wen mengatakan dua kandidat vaksin Taiwan telah mencapai akhir uji klinis tahap 2. Menurut Tsai, dua vaksin yang dikembangkan oleh perusahaan Taiwan, Medigen Vaccine Biologics Corporation dan United Biomedical, diharapkan tersedia pada akhir Juli, jika mereka mendapatkan izin penggunaan darurat bulan depan.

Chen, ahli epidemiologi, optimis tentang vaksin Taiwan yang dikembangkan di dalam negeri. “Mereka telah melaporkan hasil yang baik dalam uji klinis tahap 2, dan sepertinya mereka juga menanggapi dengan baik varian yang berbeda dalam pengaturan laboratorium.”

Sampai saat itu, kata Chen, Taiwan bergantung pada vaksin dari negara luar untuk menghadapi krisis – tetapi bukan dari tetangga dekatnya Cina yang memiliki pasokan terbesar.

Sumber : https://edition.cnn.com/2021/05/21/asia/taiwan-covid-vaccine-intl-hnk/index.html

Disclaimer  :  ini adalah berita yang diterjemahkan dari harian luar negeri

Israel dan Hamas saling Mengklaim Kemenangan saat Genjatan Senjata masih Rentan

PBB mendesak semua pihak untuk tenang setelah polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa setelah salat Jumat.

Kesepakatan gencatan senjata yang tercapai antara Israel dan kelompok bersenjata Palestina di Jalur Gaza tampaknya masih berlaku, tetapi ada ketegangan di Yerusalem Timur yang diduduki di mana polisi Israel memasuki kompleks Masjid Al-Aqsa dan menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina setelah salat Jumat.

Gencatan senjata yang diprakarsai Mesir mulai berlaku pada dini hari Jumat(21/5/21) setelah 11 hari pemboman Israel tanpa henti di daerah kantong yang dikepung dan ribuan roket diluncurkan ke Israel oleh Hamas, kelompok yang mengatur Jalur itu.

Tentara Israel menyerbu kompleks masjid al aqsa dan menembakkan gas air mata, meskipun ada gencatan senjata.

Ribuan warga Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat yang diduduki turun ke jalan untuk merayakan gencatan senjata, mengibarkan bendera dan mengibarkan tanda “V” yang artinya Kemenangan.

Israel memborbardir Gaza menewaskan sedikitnya 248 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak, dan mengakibatkan kerusakan luas ke wilayah yang sudah miskin itu.

Di pihak Israel terjadi kematia 12 orang, 2 diantaranya adalah anak-anak.

Baca juga Korban Tewas Palestina di Tepi Barat Gaza, Meningkat

Sumber berita https://www.aljazeera.com/news/2021/5/21/jubilation-in-gaza-as-ceasefire-takes-effect-palestine-israel-live

Disclaimer : ini adalah berita yang diterjemahkan dari harian luar negeri

Konflik Israel-Palestina di Gaza seperti Adegan Horor seiring banyaknya Korban Tewas

By Abeer Salman, Ibrahim Dahman, Mohammed Tawfeeq, Ofri Eshel, Ben Wedeman, and Hadas Gold, CNN

 

Israel mengebom rumah pemimpin Hamas Gaza dan melenyapkan satu rumah keluarga di Gaza ketika Hamas meluncurkan lebih dari 100 rudal ke Israel pada hari Minggu, menandai salah satu hari paling mematikan dari konflik selama seminggu ini. Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan telah mengebom rumah Yahya Sinwar, pemimpin Hamas sejak 2017, di lingkungan Khan Yunis di Gaza selatan Minggu pagi.

Juru bicara IDF Brig. Jenderal Hidai Zilberman mengatakan kepada media lokal bahwa Sinwar tidak terluka dalam serangan udara tersebut. Serangan udara Israel lainnya di Kota Gaza menewaskan sedikitnya 33 warga Palestina – termasuk delapan anak – dan melukai 50 lainnya, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak pada Minggu pagi, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Tim medis dan pertahanan sipil Palestina mengatakan mereka menyelamatkan lima anak dari puing-puing pada Minggu pagi. Adegan operasi penyelamatan menunjukkan seorang gadis muda dengan cedera kepala berlumuran darah diangkat dari reruntuhan oleh tim paramedis. Ekspresinya berubah-ubah antara kaget dan ngeri.

 

Paramedis Palestina menyelamatkan gadis kecil palestina dari reruntuhan gedung setelah serangan udara Israel di bagian kota Gaza, Perumahan Al Rimal 16 Mei 2021.

IDF mengatakan dalam postingan di Twitter pada Minggu pagi bahwa sayap militan Hamas telah menembakkan 120 roket antara pukul 7 malam Sabtu dan 7 pagi waktu setempat, Minggu yang menyebabkan 11 orang tewas.

Baca Juga ‘Beri kami 10 menit’: Bagaimana Israel membom Gedung milik Media di Gaza

Juru bicara IDF Zilberman menambahkan bahwa mereka telah menjadi target lusinan peluncur roket Hamas, dengan kemampuan menembakkan banyak roket sekaligus.

Menteri Pertahanan Benny Gantz mengatakan dalam sebuah Tweet pada hari Sabtu bahwa “Israel tidak tertarik pada eskalasi, tetapi siap untuk skenario apa pun,” mengamini seorang pejabat militer Israel, yang mengatakan pada hari Jumat bahwa Israel siap untuk terus mencapai “target kualitas” dalam “jangka waktu yang lama.”

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menggarisbawahi keputusan itu pada hari Sabtu, mengatakan akan “menanggapi dengan paksa” di Gaza “sampai keamanan rakyat kami kembali dan pulih,” serta mengatakan Israel berusaha untuk menghindari korban sipil dari serangan yang diakibatkannya.

Tapi kematian warga sipil terus meningkat. Jumlah korban tewas di Gaza telah meningkat menjadi 181, termasuk setidaknya 52 anak-anak dan 31 wanita, berdasar keterangan Kementerian Kesehatan Palestina. Sejak awal serangan udara di Gaza minggu ini, setidaknya 1.225 orang terluka, dengan jumlah diperkirakan akan meningkat, katanya, saat ini paramedis terus melakukan operasi pencarian korban.

Pasukan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) pada hari Minggu merilis foto-foto yang diduga menunjukkan instalasi roket Hamas dan pintu masuk terowongan yang ditempatkan di dekat infrastruktur sipil seperti rumah sakit dan sekolah, mengklaim bahwa “Hamas dengan sengaja dan sistematis menempatkan target militer di dalam populasi sipil, membuat warga mereka terpapar bahaya.”

Konflik baru-baru ini dimulai dipicu oleh kontroversi mengenai rencana penggusuran keluarga Palestina di Yerusalem Timur dan pembatasan di titik pertemuan populer di dekat Kota Tua. Sejak itu meningkat dengan cepat menjadi salah satu putaran kekerasan terburuk yang pernah terjadi di daerah itu sejak Perang Gaza 2014, yang menewaskan lebih dari 2.200 warga Gaza selama pertempuran itu, sekitar setengah dari mereka warga sipil, termasuk lebih dari 550 anak-anak, menurut laporan PBB.


Latar belakang, sistem pertahanan rudal Iron Dome Israel mencegat roket yang ditembakkan oleh Hamas menuju Israel selatan dari Beit Lahia, di Gaza utara, pada 16 Mei 2021.

 

Kerusuhan dan bentrokan kekerasan juga terjadi antara warga Arab dan Yahudi  di beberapa kota Israel minggu ini, termasuk Lod, Bat Yam dan Acre, membuat Netanyahu memperingatkan agar tidak terjadi “Pembunuhan massal” oleh salah satu komunitas. Dan kekerasan itu telah meluap ke Tepi Barat yang diduduki, di mana pada hari Jumat, setidaknya 11 warga Palestina tewas oleh pasukan Israel selama bentrokan kekerasan, menandai jumlah terbesar orang yang terbunuh dalam satu hari di Tepi Barat dalam beberapa tahun, menurut laporan Kementerian Kesehatan Palestina yang berbasis di Gaza.

Baca JugaKorban Tewas Palestina di Tepi Barat Gaza, Meningkat

Dalam sebuah pernyataan, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres mengatakan dia “kecewa” dengan meningkatnya jumlah korban sipil. “ Sekjen PBB mengingatkan semua pihak bahwa setiap penargetan sipil dan media massa secara sembarangan melanggar hukum internasional serta harus dihindari dengan segala cara,” ujarnya dalam pernyataan itu.

Bola Api di gedung Al jala, kantor berita milik Al jazeera dan AP serta kantor berita lainnya yang hancur oleh serangan udara Israel

Komentar Guterres datang saat Dewan Keamanan PBB dijadwalkan bertemu hari Minggu. Tetapi dengan sirene, bom, cedera dan kematian selama akhir pekan yang menandai hampir seminggu kekerasan, masih belum jelas bagaimana upaya tersebut bisa tercapai.

Pemerintahan Biden, telah mengatakan fokusnya adalah pada de-eskalasi dan bekerja dengan sekutu di kawasan untuk tujuan itu, AS mengirim Wakil Asisten Menteri Luar Negeri untuk Israel dan Urusan Palestina Hady Amr ke Israel pada hari Jumat, AS memblokir upaya Dewan Keamanan sebelumnya untuk bertemu, AS lebih memilih diplomasi langsung tentang konflik daripada diskusi di forum internasional.

Presiden Amerika, Joe Biden berbicara dengan Netanyahu dan Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada hari Sabtu. Dalam seruannya dengan pemimpin Israel, Biden “menegaskan kembali dukungannya yang kuat untuk hak Israel untuk mempertahankan diri dari serangan roket dari Hamas,” dan juga mengungkapkan kepeduliannya terhadap rakyat Palestina. Abbas, dalam pembacaan berita setelah panggilan telepon dengan Presiden Amerika, Abbas meminta Biden untuk campur tangan dalam mengakhiri “serangan Israel terhadap rakyat Palestina di mana-mana.”

Sabtu pagi, seorang bayi satu-satunya yang selamat di sebuah rumah yang dihantam dan dihancurkan dalam serangan udara Israel di kamp pengungsi al-Shati, menewaskan 10 anggota keluarga bayi tersebut – termasuk delapan anak, menurut Kantor Berita Palestina WAFA .

Sedikitnya 20 warga Palestina lainnya terluka setelah beberapa rumah di dekatnya rusak akibat serangan udara Israel, tambahnya.

Militan di Gaza membalas serangan udara di kamp pengungsi pada hari Sabtu dengan roket yang menargetkan kota-kota Israel di Tel Aviv, Beersheba, Ashdod, dan Sderot. Seorang pria Israel berusia 55 tahun tewas Sabtu sore setelah sebuah roket menghantam serangkaian bangunan di daerah pemukiman di pinggiran Tel Aviv bernama Ramat Gan, membuat korban tewas Israel menjadi 10, menurut layanan darurat Israel.

Petugas Pemadam Kebakaran Palestina mencari korban setelah serangan udara Israel 16 Mei 2021

Tak lama setelah,gedung Jala’a – yang berisi kantor media internasional Al Jazeera dan Associated Press, terkena serangan udara Israel. AP mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka “terkejut dan ngeri bahwa militer Israel akan menargetkan dan menghancurkan gedung yang menampung biro AP dan organisasi berita lainnya di Gaza,” dan meminta pemerintah Israel, yang mengatakan gedung itu berisi aset intelijen militer Hamas untuk “menunjukkan bukti.”

“Serangan ini merupakan perkembangan yang sangat mengganggu,” tambah pernyataan itu, dan menegaskan: “Dunia akan tahu lebih sedikit tentang apa yang terjadi di Gaza karena apa yang terjadi hari ini.”

sumber https://edition.cnn.com/2021/05/16/middleeast/israel-palestinian-conflict-intl/index.html


Community Verified icon
Community Verified icon

Continue reading “Konflik Israel-Palestina di Gaza seperti Adegan Horor seiring banyaknya Korban Tewas”

‘Beri kami 10 menit’: Bagaimana Israel membom Gedung milik Media di Gaza

Serangan udara Israel meratakan gedung yang menampung apartemen tempat tinggal dan kantor organisasi berita, termasuk Al Jazeera dan AP, di Gaza.

Kombinasi Foto yang menunjukkan apartemen Gedung AP, Kantor Al Jazeera yang runtuh setelah diserang rudal Israel, Kota Gaza 15 Mei 2021- REUTERS/Mohammed Salem TPX IMAGES OF THE DAY
A combination picture shows a tower building housing AP, Al Jazeera offices as it collapses after Israeli missile strikes in Gaza city, May 15, 2021. REUTERS/Mohammed Salem TPX IMAGES OF THE DAY

Youmna al-Sayed memiliki waktu kurang dari satu jam untuk sampai ke tempat aman.

Dengan hanya satu elevator yang berfungsi, di menara al-Jalaa, gedung dengan 11 lantai di kota Gaza menampung sekitar 60 hunian rumah dan kantor termasuk Al jazeera media network dan Associated Press (AP), Al-sayed bergegas menuruni tangga.

baca juga Korban Tewas Palestina di Tepi Barat Gaza, Meningkat

“Kami meninggalkan lift untuk mendahulukan orang tua dan anak-anak untuk dievakuasi. Ujar wanita jurnalis palestina paruh waktu tersebut. “Dan kita semua turun kebawah tangga, menolong setiap anak yang bisa kita temukan serta membawanya kebawah, dia menambahkan. “Saya sendiri membantu dua anak yang tinggal disana dan membawanya menuruni tangga.”

Beberapa saat sebelumnya, tentara Israel, yang telah membombardir Gaza selama enam hari berturut-turut, telah memberikan peringatan melalui telepon bahwa warga hanya memiliki waktu satu jam untuk menyelamatkan diri  sebelum jet tempur menyerang gedung tersebut.

Safwat al-Kahlout dari Al Jazeera juga harus bergerak cepat. Dia dan rekan-rekannya “mulai mengumpulkan sebanyak yang mereka bisa, dari peralatan pribadi dan kantor – terutama kamera”, kata al-Kahlout.

Tetapi dibutuhkan lebih banyak waktu.

“Beri aku waktu 15 menit” Jurnalis AP memohon melalui telepon kepada petugas intelijen Israel. “Kami punya banyak peralatan, termasuk kamera, dan banyak lagi.” Dia menambahkan dari luar gedung.”Saya bisa membawa semuanya keluar.”

Jawad Mahdi, pemilik gedung juga mencoba mengulur waktu.

“Yang aku minta hanya biarkan 4 orang masuk untuk mengambil kameranya.” Dia mengatakannya pada petugas. “Kami mengharapkan kebijaksanaanmu, kita tidak akan melakukannya jika kamu melarangnya, tapi berikan kami 10 menit”
“Tidak akan ada 10 menit.”Petugas Israel menjawab.”Tidak ada satu orang pun yang boleh memasuki gedung, kita sudah memberikan waktu satu jam untuk evakuasi.”

Ketika permintaan ditolak, Mahdi berkata “Kamu telah menghancurkan kehidupan pekerjaan kami, memori, kehidupan, aku akan menutup telepon, lakukan apa yang kamu mau, tapi ingatlah ada Tuhan.”

Tentara Israel mengklaim ada “kepentingan militer intelijen Hamas” di gedung itu, jawaban standar yang digunakan setelah membom gedung-gedung di Gaza, dan menuduh kelompok yang menjalankan wilayah tersebut menggunakan jurnalis sebagai tameng manusia. Namun, tidak ada bukti yang mendukung klaim tentara israel tersebut.

“Saya telah bekerja di kantor ini lebih dari 10 tahun dan saya tidak pernah melihat hal yang mencurigakan,” ucap al-Kahlout.

“Saya bahkan bertanya kepada rekan-rekan saya apakah mereka melihat sesuatu yang mencurigakan dan mereka semua menegaskan kepada saya bahwa mereka tidak pernah melihat aspek militer atau bahkan para pejuang masuk dan keluar,” tambahnya. “Di gedung kami, kami memiliki banyak keluarga yang kami kenal selama lebih dari 10 tahun, kami bertemu satu sama lain setiap hari dalam perjalanan keluar-masuk kantor.”

Gary Pruitt, presiden dan CEO AP, juga memberi tahu Al Jazeera: “Saya dapat memberi tahu Anda bahwa kami telah berada di gedung itu selama sekitar 15 tahun untuk biro kami. Kami jelas tidak merasa Hamas ada di sana. “

Wartawan AP Fares Akram mengatakan bahwa dia telah tidur di kantor setelah melakukan reportase semalaman, ketika rekan-rekannya mulai berteriak, “Evakuasi! Pengungsian!” Akram mengambil apa yang dia bisa – laptop, beberapa barang elektronik, dan beberapa barang dari mejanya – sebelum berlari menuruni tangga dan melompat ke mobilnya, tulisnya dalam tulisan setelah serangan itu. Ketika dia sudah cukup jauh, Akram menghentikan mobilnya dan keluar untuk melihat kembali ke menara. Dia mengatakan dia menyaksikan serangan pesawat tak berawak menghantam gedung, diikuti oleh tiga serangan lebih kuat dari F-16. “Awalnya, itu tampak seperti lapisan dari sesuatu yang runtuh. Itu seperti semangkuk keripik kentang, dan kemudian dihantam tinju, itulah yang terjadi .

Kemudian asap dan debu menyelimuti segalanya. Langit bergemuruh. Dan bangunan yang menjadi rumah bagi beberapa orang, kantor bagi orang lain dan keduanya bagi saya menghilang dalam kepulan debu, ”tulis Akram.

Gedung Al jazeera tak bersisa
Gedung Al jazeera tak bersisa

Al-Sayed, yang telah meliput pemboman Israel untuk Al Jazeera dan telah bekerja untuk AP, mengatakan dia tidak dapat memahami ancaman apa yang dapat ditimbulkan oleh sebuah bangunan yang menampung keluarga dan kantor berisi pengacara, dokter, dan wartawan.

“Di mana ada alarm? Di mana Hamas atau anggota militer lainnya yang mungkin berada di gedung ini? ” tanya warga Gaza. “Orang-orang di sini, para penghuni, semuanya saling kenal. Lima lantai pertama adalah untuk kantor yang tutup selama masa mencekam ini. Jadi pada dasarnya yang [masih di sini] adalah dua kantor media Al Jazeera dan AP dan apartemen tempat tinggal.

” Namun, pada pukul 3:12 sore (12:12 GMT), serangan Israel pertama datang. Lima menit kemudian, menara al-Jalaa jatuh ke tanah setelah dihantam oleh tiga rudal yang membuat awan gelap dan debu serta puing-puing berhamburan.

Belum ada laporan tentang korban jiwa. “Kenangan bertahun-tahun, bekerja di gedung ini, tiba-tiba semuanya menjadi puing-puing,” kata al-Kahlout, tentang gedung tempat dia bekerja. “Lenyap begitu saja.”

Baca juga Insight Kondisi Ekonomi Ditengah Situasi Pandemi Covid 19 bersama Adrian Maulana

Islam az-Zaeem, seorang pengacara yang bekerja di gedung itu, sedang berada di rumah ketika sepupunya – pemilik gedung Johara yang diratakan semalam pada 13 Mei – mengetuk pintunya dan memberitahunya bahwa al-Jalaa akan dihancurkan. “Saya berlari ke gedung dan melihat penghuni dan karyawan lainnya berkumpul di luar,” kata az-Zaeem kepada Al Jazeera.

“Saya masuk ke dalam dan naik tangga karena listrik padam dan elevator tidak berfungsi. Saya histeris, dan jatuh beberapa kali karena gelap, berteriak dan menangis. ” Az-Zaeem, mengatakan sembilan rekan hukum dan empat pekerja magang bekerja di lantainya, meninggalkan gedung lima menit sebelum diratakan.

“Bahkan setelah gedung itu runtuh, saya terus berteriak bahwa saya lupa mengunci pintu kantor saya,” katanya. “Bayangkan itu.” Bangunan itu, dibangun pada pertengahan 1990-an, adalah salah satu gedung tinggi tertua di Kota Gaza.

Fares al-Ghoul, Direktur eksekutif Mayadeen Media Group, mengatakan perusahaannya sebelumnya berbasis di gedung Shorouq, yang dihancurkan oleh rudal Israel pada 13 Mei. “Lantai atas Shorouq menjadi sasaran perang 2014,” katanya.

“Pada 2019, kami memindahkan perusahaan ke gedung al-Jalaa karena menurut kami akan lebih aman, karena menampung kantor-kantor agensi media internasional.” “Sekarang keduanya telah dihancurkan,” katanya. Pemboman al-Jalaa, yang secara luas dikutuk sebagai upaya untuk “membungkam” wartawan yang meliput serangan Israel, terjadi hanya beberapa jam setelah serangan udara Israel di kamp pengungsi Shati menewaskan 10 anggota keluarga yang sama – delapan anak, dua wanita – merayakan Idul Fitri, hari raya yang menandai akhir bulan suci Ramadhan.

Setidaknya 145 warga Palestina, termasuk 39 anak-anak, telah tewas di Jalur Gaza sejak serangan udara Israel di wilayah pesisir Palestina dimulai pada Senin. Sekitar 950 lainnya terluka. Kekerasan terjadi setelah rencana Israel untuk secara paksa memindahkan keluarga Palestina dari Yerusalem Timur yang diduduki dan serangannya terhadap jamaah Palestina di kompleks Masjid Al-Aqsa memicu protes yang meluas di Yerusalem, Tepi Barat yang diduduki, dan di dalam Israel. Hamas mengatakan pihaknya mulai menembakkan roket ke Israel sebagai tanggapan atas tindakan keras Israel itu. Sedikitnya sembilan orang juga tewas di pihak Israel.

Polis Palestina berdiri di reruntuhan Gedung Al Jaala -Mohammed Salem/Reuters
 

Saat malam tiba di Gaza, keluarga dan jurnalis mulai kembali ke al-Jalaa dengan harapan menyelamatkan beberapa barang mereka yang terkubur di bawah reruntuhan.

“Satu orang kembali untuk mencari beberapa lukisan yang dibuat oleh putrinya karena lukisan-lukisan ini membawa banyak kenangan,” kata al-Kahlout, yang melanjutkan laporannya dari jalan-jalan di daerah kantong yang dibombardir.

“Kami pindah ke luar dan sekarang menerapkan rencana darurat kami untuk pelaporan. Kami mencoba untuk aman. Tidak ada tempat yang aman di Gaza tetapi kami berusaha melakukan yang terbaik. ”

Sementara itu, Al- Sayed menuju ke Rumah Sakit al-Shifa, dan yakin itu sebagai tempat yang aman untuk menyiarkan berita.

“Ini menyedihkan,” katanya tentang kondisi gedung al-Jalaa yang rata dengan tanah. “Saya bekerja di tempat itu dan hati saya hancur melihatnya dibom, itu tragis.

Di setiap tempat baik kami bekerja atau tinggal, kami memiliki kenangan yang luar biasa, ”tambahnya. “Bagaimana dengan keluarga yang telah kehilangan rumah mereka, yang telah kehilangan semua yang mereka tabung untuk mendapatkan apartemen ini? Di Gaza, bukanlah hal yang mudah untuk bisa mendapatkan apartemen, dan sekarang hanya dalam hitungan menit, [mereka] kehilangan segalanya. “Kata-kata tidak dapat menggambarkan jumlah kehancuran, tidak dapat menggambarkan tragedi yang dialami orang-orang.”

sumber : https://www.aljazeera.com/news/2021/5/15/give-us-10-minutes-how-israel-bombed-gaza-media-tower

Korban Tewas Palestina di Tepi Barat Gaza, Meningkat

Jumlah orang yang terbunuh oleh pemboman Israel di daerah kantong yang terkepung meningkat menjadi 139, dengan 13 orang juga tewas oleh pasukan Israel di Tepi Barat yang diduduki.

Pengeboman Israel di Jalur Gaza berlanjut selama lima hari berturut-turut, dengan serangan udara Israel menghantam kamp pengungsi di mana setidaknya 10 warga Palestina, termasuk delapan anak, tewas.

Pada Sabtu dini hari, petugas penyelamat masih berusaha menarik mayat dari bawah reruntuhan karena diyakini lebih banyak orang telah tewas. Hamas, kelompok yang mengontrol daerah kantong yang terkepung, menanggapi serangan terbaru dengan menembakkan rentetan roket ke arah kota Askhelon dan Ashdod di Israel selatan. Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

Setidaknya 139 warga Palestina, termasuk sekitar 40 anak, telah tewas di Jalur Gaza sejak Senin. Sekitar 950 lainnya terluka. Di Tepi Barat yang diduduki, pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 13 warga Palestina yang memprotes pendudukan Israel yang terus berlanjut dan pemboman yang sedang berlangsung di Gaza. Konfrontasi antara polisi Israel dan demonstran Palestina berlanjut hingga malam di Yerusalem Timur yang diduduki.

Sedikitnya delapan orang di Israel juga tewas. Tentara Israel mengatakan ratusan roket telah ditembakkan dari Gaza ke berbagai lokasi di Israel dan mereka telah menambahkan bala bantuan di dekat tanah timur kantong itu.

Dengan meningkatnya kekerasan, krisis kemanusiaan semakin memburuk, ribuan keluarga Palestina berlindung di sekolah-sekolah milik Perserikatan Bangsa-Bangsa di Gaza utara untuk menghindari tembakan artileri Israel. PBB mengatakan diperkirakan sekitar 10.000 warga Palestina telah meninggalkan rumah mereka di Gaza di tengah serangan Israel.

Warga Palestina diserang Israel pada hari Sabtu untuk menandai 73 tahun Pembersihan etnis oleh milisi Zionis yang ingin menciptakan negara Israel. Peristiwa itu disebut Nakba, atau "Bencana", dalam sejarah Palestina.

Sumber : https://www.aljazeera.com/

when i forget how to be happy

Sudah seminggu ini aku merasa badan ga enak, judulnya mungkin sakit ya. Meriang, demam lanjutlah pergi ke dokter. Setelah dikasih obat dan diminum Alhamdulillah udah agak mendingan, tinggal batuknya saja yang belum hilang. Yang sakit dirumah bukan cuma diri sendiri tapi Mamah juga sakit. Cuma ya di masa pandemi seperti ini, Mamah diajak ke Rumah sakit ga mau, takut divonis yang engga engga, akhirnya dirawat di rumah saja.

Kalau lagi sakit pikiran melayang kemana-mana. Pernah ga sih kamu merasa ga bahagia? Kecewa? kecewa terhadap situasi. Kita semua tentu pernah mengalaminya. Entah itu kecewa terhadap situasi pekerjaan, atasan di kantor, kecewa terhadap teman, kecewa terhadap pasangan bahkan ada yang lebih ekstrem lagi kecewa terhadap kehidupan ini sendiri.

Yang pernah ngalamin kecewa dan tidak bahagia boleh dong sharing disini, dan tinggalkan komen-nya ya. Kalau secara teori mungkin banyak cara untuk mencapai kebahagiaan, ketentraman tetapi menurut aku semuanya berpulang lagi kepada diri sendiri bagaimana cara kita beradaptasi dengan situasi yang tidak menyenangkan dan mencari solusinya.

Ini aku saking stress atau emang lagi iseng mencoba memanfaatkan aplikasi alodokter buat konsultasi sama psikolog, tadinya mau pilih psikiater tapi kayaknya terlalu lebay deh hehe.

berikut hasil obrolan dengan salah satu psikolog yang dari tampilan foto sih usianya mungkin lebih muda satu dekade dibanding eike.

  1. definisikan kembali goals personal kamu, apa sebenarnya yang kamu inginkan dan cobalah menncernanya atau malah menuliskannya.
  2. Realita kadang tidak sesui dengan harapan cobalah untuk berdamai dengan itu semua.
  3. JIka menghadapi konflik maka diskusikanlah dengan orang orang yang kamu pikir bisa memberikan saran terbaik dan masuk akal
  4. Yang paling penting coba lakukan self care, peduli pada diri sendiri seperti melakukan hobi yang kamu suka yang bersifat positif (and i’ m doing this….writing for recharge my energy).

Jadi sahabat halokuningan.com tulisan ini bukan …bukan untuk menggurui kamu, tulisan ini adalah untuk diriku sendiri yang lagi feel unhappy.

Macet, ada perbaikan jalan raya arah Kuningan – cikijing

Pagi ini buat sobat halokuningan.com mungkin akan agak tersendat karena ada perbaikan jalan di titik jalan raya windujanten. Terlihat ada empat kendaraan berat, dan beberapa pekerja yang sedang mengaspal jalan.

Perbaikan jalan mengakibatkan kemacetan sekitar kurang dari satu kilometer karena jalan diberlakukan satu arah.

Video lokasi pengaspalan jalan raya windujanten

Perjalanan sobat halokuningan.com juga nanti akan sedikit tersendat di jalan raya darma,karena kiri jalan sedanag dilakukan pengerukan menurut pantauan halokuningan.com akan dilakukan pengecoran di sisi jalan tersebut.

TERSANGKA-CHAPTER 1

AUTHOR KRASIVAYA

CHAPTER 1

Prolog 

Jam rolex ditangan kirinya menunjukkan pukul 02.14 wib. Onur lebih suka mengenakan jam tangan disebelah kiri, bukan karena dia seorang semi kidal tetapi lebih karena tangan kanannya tak sempurna lagi. Ada bekas luka bakar sepanjang siku kanan mencapai pergelangan tangannya. Luka yang diakibatkan kecerobohannya dalam suatu operasi. Dan setiap kali dia menjalankan operasi-operasi berikutnya, tangan kanan selalu menjadi pengingat yang dapat menghancurkan konsentrasinya.

 Menuju dini hari selalu meningkatkan kewaspadaan Onur. Waktunya bekerja. Persiapan selama satu bulan untuk menyelesaikan misi yang dirancangnya. Misi yang dia namakan Kuda hitam tidak boleh gagal. Tiga orang partner Onur menunggu dalam diam perintah dari sang Kepala Tim.

Sarung tangan dan penutup muka tak menghalangi kepekaan Onur dan ketiga partnernya dalam menjalankan operasi kuda hitam. Kacamata SENVG yang dapat menembus gelap terpasang rapi. Senjata revolver .38 tersarung di pinggang rampingnya. Hanya Onur yang memakai senjata, ketiga partnernya memiliki keahlian yang berbeda. Elang yang bertubuh kurus kering, ahli IT. Jodi, yang memiliki codet diatas alis mata coklatnya, sangat jeli soal hardware yang ketiga Ramido, bertubuh kekar dan maniak olahraga boxing jangan ditanya lagi soal kekuatan fisiknya ditambah Onur dengan tinggi 182 cm dan kecerdasan yang tak diragukan dengan tindakan yang terukur dalam setiap operasi menjadikan mereka tim yang tak pernah gagal dalam setiap operasi yang diperintahkan Agen Pusat 001.

Ramido yang mengemudikan mobil Jeep mereka melirik sekilas pada Onur, Onur menganggukan kepala dan roda-roda mobil meluncur membelah keheningan kota. Bekas Highway yang  mereka lewati tetap terdiam kaku, disamping kanan kiri tembok pembatas jalan yang diselingi oleh pohon-pohon trembesi yang menjulang kokoh. Onur tidak mau mengambil resiko mengambil highway yang ada petugasnya. Jalan alternatif ini sudah Onur perhitungkan dimana tidak terdapat kamera-kamera pengawas sialan.

Tepat lima belas menit kemudian target operasi kuda hitam sudah mulai nampak. Onur menghela nafas, ketika Ramido menghentikan mobil tepat di depan Galeri ATM. Seperti dugaannya, Satpam sedang tertidur lelap. Mereka membuka pintu mobil, tetapi tidak menutupnya kembali.  Jodi yang pertama membuka pintu gallery atm, dia kemudian, memutus semua aliran listrik semua kabel yang tersambung ke cctv, Onur mendekati petugas Satpam yang mendengkur, revolver dia siapkan terarah ke kaki petugas malang itu, tidak ada tanda tanda penjaga itu akan bangun.

Onur melihat Elang, menyambungkan sebuah cpu ke mesin atm, ada sepuluh deret mesin atm berbagai bank. Jika waktu mereka cukup, operasi mereka akan terhenti di mesin atm ke-5. CPU milik Elang dengan segera membuat ke sepuluh mesin ATM menyala kembali. Setiap perbankan memiliki system yang memantau kondisi On Atm mereka, jika ada salah satu system atm down selama lebih dari lima belas menit, sentra pengawas masing-masing atm pasti akan langsung alert dan mengirimkan petugas perbankan ke lokasi. Dengan Cpu dan kecerdikan Elang, alat tersebut bisa membuat mesin atm tetap on padahal kondisi sebenarnya adalah mesin ATM off total.

Jodi mengeluarkan alat las, percikan api dan suara mendesis membuat onur lebih waspada, petugas jaga atm tetap masih terlelap. Satu mesin atm terbuka brankasnya, dan dengan mudah Ramido menarik empat kotak brankas mesin atm pertama mereka. Ramido langsung memindahkan kotak uang ke dalam mobil. Jodi mulai membongkar mesin atm ke dua. Tapi gerak Jodi terhenti dan dia memberikan isyarat pada Onur untuk mendekat. Onur menyadari, Jodi pasti menemukan kesulitan, tetapi penjaga di depannya juga harus dijaga, akhirnya Onur memberikan isyarat balik supaya Elang mendekat, Onur memberikan Revolvernya ke tangan Elang. Elang sedikit membelalak. Urusan Senjata Elang paling benci, tapi bukan berarti dia tidak bisa menembak.

“Lebih baik kau lumpuhkan saja” bisik Elang.

Dengan satu pukulan telak yang dilayangkan Onur di pundak sang penjaga, penjaga itu tersungkur tanpa ampun pingsan. Elang segera mengeluarkan tali, kain penutup mata dan lakban untuk menbereskan si penjaga yang tak berdaya. Pingsan.

“Kenapa?” tanya Onur pada Jodi setelah berada di ruangan ATM.

“Mesin Atm kedua memakai angkur kita tidak bisa mengangkutnya. “ jawab Jodi frustasi. Onur tahu jika setiap mesin Atm ada yang lebih safe dengan menggunakan angkur, dimana brankas ditanam diperkuat oleh angkur. Sial!!! seharusnya mesin atm di kota baja ini lambat berinovasi tapi ternyata bisnis perbankan sudah ada yang menggunakan angkur untuk mesin atmnya.

Onur melirik pada mesin ATM pertama, setelah mengecek merknya, Onur kemudian mengambil spidol dan langsung menandai 3 mesin ATM yang sama merknya dengan mesin ATM pertama yang berhasil digasak. Hanya ada 3 mesin atm, setelah Onur selesai menandai mesin atm yang jadi target operasi, Jodi dengan sigap langsung mengelas dan Ramidi mengangkut kotak-kotak brankas.

Waktu seperti berjalan sangat lambat, beginilah perasaan yang dialami Onur setiap mereka melakukan kejahatan. Jam Rolex mengeluarkan bunyi bip, tepat ketika Elang dan Ramido sudah berada di dalam mobil. Onur menaiki kursi dibagian depan, dan yang terakhir masuk kedalam mobil adalah Elang, meninggalkan penjaga yang tak sadarkan diri dan sebentar lagi terbangun dalam mimpi buruknya.

Deru nafas mereka masih memburu, setelah mereka melalui rute bekas highway kembali, baru satu persatu membuka sarung tangan dan penutup kepala serta kacamata mereka. Onur yang terakhir membuka penutup kepala.

“Aku sudah berjanji kalau ini adalah misi terakhirku.” Jodi membuka pembicaraan. Semua terdiam

“Kalimat itu rasanya pernah aku dengar empat bulan yang lalu.” Ramido membalas ucapan Jodi disambut gelak tawa mereka.

BAB 1

Bunyi pesan whatsapp yang bertubi-tubi, membuat Damai terbangun. Malam hari sudah menjadi ritual Damai, dia akan mematikan handphone dan mengisi baterainya semalaman. Bukan tindakan yang bijaksana memang, mengingat ledakan handphone yang sering muncul di berita media massa. Tapi semalam Damai lupa, setelah mandi dia langsung melempar handphone ke meja dan merebahkan badan di kasur empuknya. Dan hasilnya, pagi ini dia terbangun dengan melodi pesan-pesan whatsapp yang mulai berdatangan.

Iswah  06.00

To All Leader

Rapat konsolidasi dihadiri oleh semua kepala Tim

Hari       : Senin, 5 Januari 2017

Tempat : Ruang Meeting Lt 3

Agenda : Sinergi Penjualan dan Logistik

Pukul    : 10.00 wib sd 14.00 wib

Bersama Kita Bisa

Prepare data Please!

Damai membaca pesan WA saja sudah muak sampai ulu hati. Semenjak kedatangan Iswah setahun yang lalu mengganggu metabolisme suasana kerjanya, dan bukan hanya Damai yang merasa terusik tapi semua orang yang berada dibawah divisi Iswah. Sifat licik Iswah mulai terasa tepat sehari setelah Damai berjabat tangan dengan Iswah.

Iswah adalah Kepala manager yang tepat membawahi divisi logistik yang dikepalai Damai. Tagihan-tagihan restoran dengan alasan entertaint customer selalu muncul di meja Damai sejak kemunculan Iswah. Damai kemudian melakukan crosscheck ke Divisi Penjualan yang dikepalai Sukmiaji, tapi Aji panggilan akrabnya hanya mengangkat kedua tangan keatas tanda menyerah. Damai langsung paham. Sebulan dia biarkan kelakuan Iswah, tapi menginjak bulan kedua, Damai mulai mengeluarkan taringnya. Dia selalu menolak tagihan yang disodorkan Iswah jika tagihan itu tidak ditandatangani oleh 2 pemimpin divisi lainnya dan Vice President Mr. Arco. Mister. Arco, 53 tahun  adalah orang lokal asli, bermata coklat dan kulit putih karena penyakit pigmen kulit albino menyebabkan dia dipanggil Mister. Arco hanya kekantor seminggu tiga kali, dia tidak pernah rewel dengan tagihan pengeluaran yang dikerjakan oleh Damai.

“Kenapa, Iswah mulai berulah?” Tanya Mr. Arco satu kali saat Damai menyodorkan tagihan club ternama di Kota Baja.

“Bukan berulah, tapi mulai menyebalkan.” Ujar Damai. Damai sudah merasakan hubungan dengan Mr. Arco seperti kepada ayahnya sendiri.

“Kalau kamu mencium bau yang tidak beres, tolak saja tagihannya.” Mr. Arco tersenyum sambil menyandarkan punggungnya di kursi kebesarannya.

“Aku tidak seberani itu.”

“Kenapa kamu tidak berani? Pengeluaran perusahaan ini ada dibawah kendalimu.” Mr. Arco menatap tajam.

“Ya, tapi dia juga atasanku, yang dengan secuil kekuasaannya dapat melemparku ke divisi di luar cabang.” Damai memainkan bolpoinnya.

“That’s will never happen to you.” Arco berdiri.

“Mr. Arco saja yang menyampaikan itu pada Iswah. Dia akan jauh lebih mengerti kalau anda yang menyampaikannya.” Damai berkeras.

“Kamu tahu Damai, kalau aku yang harus menyampaikan urusan sepele ini, apa gunanya aku hire kamu sebagai kepala logistic yang mengatur semua cashflow dan bertanggung jawab pada efisiensi dana yang dikeluarkan perusahaan kita?” Arco tersenyum.

“Iswah pasti akan berdalih bahwa pengeluaran yang dia tagihkan pada perusahaan untuk kepentingan perusahaan dan menghibur customer.” Damai menghela nafas tidak tahu bagaimana cara meyakinkan Mr Arco, bahwa bukan dirinya yang berkapasitas untuk menegur Iswah.

“Pikirlah dengan otakmu, jangan gunakan perasaan wanitamu. Sekarang aku kembalikan lembar tagihan ini padamu, tanpa aku tandatangani.”

“Setidaknya Anda bisa menuliskan kalimat penolakan disitu.” Damai menyodorkan bolpoinnya pada Mr. Arco.

“Nope, You tell him.” Menjadi kalimat pengusir Mr. Arco pada Damai.

Sejak Damai keluar dari ruangan Mr. Arco akhirnya dia mengibarkan bendera perang terang-terangan dengan Iswah. Setiap tagihan Iswah selalu dia persulit, Damai akan meminta anak buahnya untuk cross check dengan divisi Penjualan, dan semua kegiatan Iswah yang menjadi beban pengeluaran kantor, Damai selalu minta dokumentasi serta ada anggota tim penjualan yang diwajibkan ikut di acara Iswah.

Iswah akhirnya sadar geraknya dipersempit oleh Damai, dan imbasnya adalah Damai tidak bisa pulang cepat, dia dipaksa untuk meninggalkan kantor tidak kurang dari jam 11 malam setiap harinya. Edan. Iswah selalu minta rapat dengan semua kepala divisi tapi membicarakan hal hal yang tidak crusial.

Seperti malam tadi, dia baru pulang tepat jam 12 malam seperti Cinderella saja, bedanya bukan pangeran tampan yang mengajaknya berdansa tapi monster jahat yang menahannya untuk pulang. Pagi ini setelah membuka pesan yang menginformasikan akan ada meeting kembali, membuat langkah Damai ke kamar mandi semakin gontai.

“Ini tidak benar.” Geram Damai dalam hati. “Makhluk seperti dia harus dibinasakan.”

Damai melemparkan begitu saja baju yang melekat dibadannya, membuka kran dan mengatur suhu hangat. Setidaknya mandi pagi ini dia harap bisa mengusir sebentar kebenciannya terhadap Iswah.

“Terima kasih pak.” Damai membuka pintu mobil Grab dengan cekatan dan menutupnya tak sempat mendengar ucapan terima kasih kembali dari pengemudi mobil Grab. Kehadiran aplikasi dan maraknya transportasi online benar-benar menjadi penyelamat hidup Damai yang tidak bisa menyetir. Damai terlahir bukan dari keluarga kaya, yang sedari kecil sudah memiliki mobil sehingga mendorong untuk bisa mengemudi. Mama Papa Damai adalah guru honorer yang harus membesarkan lima orang anak dan kesuksesan keduanya adalah sanggup mengantarkan anak-anak mereka jadi sarjana, tanpa fasilitas mobil pribadi dan rumah mewah tentunya.

Damai berjalan tergopoh-gopoh, karena keasyikan menikmati air hangat dia berada 30 menit dikamar mandi. Sementara Jam Tujuh pagi setiap hari Senin, Iswah menerapkan aturan baru bahwa setiap karyawan Bank Intra harus masuk tepat pukul tujuh untuk briefing 15 menit. Padahal jam kerja menurut aturan pusat adalah pukul delapan.  Jam tujuh pas. Karyawan yang lain sudah duduk manis di ruang meeting.  

Wajah Iswah yang bulat dengan hidung pesek tegak menambah keburukan dengan senyum sinis yang tersungging. Damai ingin rasanya menonjok wajah Iswah yang pasti akan menghilangkan senyum sinis Iswah. Damai meringis sendiri membayangkan fantasinya menganiaya Iswah.

“Oke, orang terakhir yang ditunggu-tunggu sudah datang, kita mulai saja.” Ucapan Iswah dengan telak ditujukan pada Damai, tapi Damai yang mengambil tempat duduk paling belakang dilirik pun tidak oleh Iswah.

“Setan itu tidak membiarkan kita beristirahat sejenak dari tadi malam, aku hanya tidur empat jam malam tadi.” Bisik Sukmiaji tapi tetap memasang tampang wajah manis, tatapan khusuk ke depan.

“Kalau dia tidak bernyawa, baru kita semua bebas.” Balas Damai dengan wajah sama manisnya.

“Apa kita sewa pembunuh bayaran saja?” Tanya Sukmiaji, candaan kejamnya membuat Damai menahan tawa.

“Ya, tapi kamu saja yang bayar, aku tidak sudi mengeluarkan uang satu sen pun untuk monster itu.”

“Bukan kamu yang bayar, aku masukan tagihan ke bagian logistik saja.” Sukmiaji mencoret-coret buku meetingnya seolah olah dia mencatat semua perkataan Iswah.

Damai tidak kuat menahan tawa dan memukul bahu kanan Sukmiaji.

“Divisi Penjualan, Sukmiaji coba report tentang akuisisi dana customer yang menabung di Kita.” Obrolan seru Damai dan Sukmiaji terhenti dengan pertanyaan Iswah.

“Setan alas.” Ucap Sukmiaji lirih tapi kemudian dia membuka buku meetingnya dan mengumumkan perolehan divisi penjualan minggu kemarin.

“Hasilnya belum memuaskan Sukmiaji, apakah kamu ada kendala? Bilang saja kalau ada kendala.”

Sukmiaji menggeleng.

“Jangan ragu-ragu untuk mengeluarkan pendapat kamu Sukmiaji. Pencapaian akuisisi minggu kemarin masih jauh dibawah target, tabungan harusnya perminggu ada indikasi meningkat, tapi ini indikasinya tidak stabil, sekarang naik 10 persen, besok turun 20 persen.” Kejar Iswah.

“Posisi dana itu tanggung jawab kamu, yang tentunya harus disupport oleh tim yang lain, salah satunya logistic.”

Damai menegakkan kupingnya, mendengar kata-kata logistic. Hmmm….sudah jelas bajingan tengik ini ingin menyerang dan mempermalukannya di muka umum.

“Saya sangat mensupport semua tim pak.” Jawab Damai dengan berusaha tenang.

“kamu yakin?” Suasana hening terasa oleh karyawan sekitar 10 0rang yang menghadiri briefing. Damai mengerti harusnya hal seperti ini nanti dibahas pada saat meeting jam 10 pagi, bukannya di Briefing yang hanya memakan waktu 15 menit. Tapi Iswah ternyata tidak sabar untuk mempermalukannya disetiap kesempatan.

“Memang hal apa yang membuat Bapak berpikiran bahwa divisi logistic tidak mensupport divisi penjualan? Damai bertanya balik.

“Divisi logistic harusnya tidak mempersulit tagihan-tagihan yang dikeluarkan oleh divisi penjualan misalnya, tugas logistic hanyalah membayar dan tidak bertele-tele. Semua kegiatan penjualan memang memerlukan biaya entertain yang besar.” Ucap Iswah arogan

Damai menarik nafas. Oke saatnya menembak.

“Ya, logistic tugasnya adalah membayar tapi harus diingat, membayar dengan croscek apakah dana betul betul dipakai untuk menghibur customer atau hanya menghibur diri sendiri? Dan harus diingat ada kode etik disini. Dalam mengentertain customer bukan berarti unit logistic harus membayar layanan kamar hotel plus wine plus wanita penghibur.” Satu tarikan nafas dan semua peserta meeting terkesiap.

Wajah Iswah merah padam.

“Nice shoot” bisik Sukmiaji.

“Memangnya kamu yang Cuma beraninya yess boss saja.” Damai menggertak Sukmiaji.

Tepat pukul delapan pagi briefing selesai, dan itu sebenarnya tidak bisa dikatakan brefing yang fair karena hanya satu arah. Iswah asyik berbuih dengan kata-kata manis dan penyemangat mengemukakan strategi, yang sebenarnya bull shit semua menurut Damai. Kenapa Bull shit, sebab di lapangan semua strategi yang dipaparkan hanyalah teori belaka.

Damai menuju ruangannya di lantai dua, ruang kerja damai berukuran 4 x 4 meter, Dindingnya yang awalnya berwarna putih kaku, Damai ganti menjadi dekorasi mural menampilkan sosok wanita-wanita karier dan bergaya milenial. Walaupun dirinya tidak dapat dikatakan generasi milenial seutuhnya, setidaknya dia lebih menikmati membaca novel fisik dibandingkan dengan menikmati novel e book yang bertebaran di play store.

Sebelum terjun ke dunia perbankan, Damai tidak pernah mengecap bidang lain. Bisnis perbankan yang telah dia geluti tujuh tahun lamanya setelah menyelesaikan S2 bidang manajemen Internasional di Malaysia. Beres kuliah, Damai apply di bank ternama di Kota Baja, dan sudah dapat diduga dia menyisihkan para pro hire lainnya. Damai pertama ditempatkan di divisi Marketing, tapi dia tidak suka karena terlalu banyak harus menghabiskan waktu diluar sementara Damai lebih menyukai pekerjaan di dalam kantor, rapi, wangi dan dalam posisi tidak harus berjualan. Divisi logistic sangat cocok dengan nalurinya, mengatur dan mengkoordinasi semua hal sehingga rapi dan mensukseskan berbagai macam event, tetapi tidak dalam kapasitas menunjukkan jati diri kepada semua orang. Sisi introvertnya lebih kental dibanding sikap extrovert yang dibutuhkan menjadi seorang marketing yang handal.

Wangi parfum kopi ruangannya tercium, Damai sebenarnya tak suka minuman kopi dalam kehidupan nyata, tapi dia menyukai wanginya. Perut kampungnya selalu bereaksi setiap dia meminum kopi, berkali kali ke belakang dan malamnya pasti tidak bisa tidur disertai jantung berdebar. Damai lebih menyukai teh, efeknya lebih menenangkan.

Baru saja dia meletakkan tas, dan meneguk teh manisnya, Wahyu, Kepala Security menghampirinya.

“Mba Damai, kabar buruk.” Ucapnya terengah engah.

Damai menyelesaikan menyesap teh manisnya dan menggenggam gelas dengan super hati-hati menikmati kehangatan air teh hangat disertai tarikan nafas untuk mengatur emosinya. Dia berhitung satu sampai dengan lima supaya tidak terbawa emosi negatif dan terburu-buru yang memancar dari energi Wahyu. Itulah yang dipelajari dari buku healing yang dua minggu kemarin Damai beli.

“Duduk dulu Wahyu, dan tarik nafasmu serta ceritakan dengan jelas.” Damai mengisyaratkan Wahyu untuk duduk.

Wahyu tidak bergerak,

“Mba Atm kita kena gasak, Atm yang di Galery ada 2 mesin. Komang yang jaga sekarang berada di Kantor Polisi.”

“Apa?!!” teriakan Damai disertai suara pecahan gelas berbaur, memekakkan dinding kantor lantai dua.

Berkah Ramadhan untuk Indonesia – BNI Kuningan

Berkah Ramadhan untuk Indonesia

Tema tersebut diusung oleh BNI Kuningan untuk berbagi kebahagiaan dengan masyarakat sekitar. Acara berbagi sembako yang diprakarsai BNI Kuningan ini bertempat di Banking hall BNI Kuningan pada hari Minggu, 17 Mei 2020.

IMG_20200517_081855

Penyaluran ‘Berkah Ramadhan’ bantuan tahun 2020 dihadiri oleh Harry kristianarko, pemimpin cabang BNI Kuningan dan Acep Purnama selaku Bupati Kabupaten Kuningan serta undangan penerima bantuan.

Pembagian Sembako merupakan upaya berbagi rezeki dari BNI untuk warga sekitar, ujar Harry.

Terima kasih BNI telah menyalurkan bantuan serta kepeduliannya dan mudah-mudahan ini (sembako) bermanfaat bagi sesama, Ujar Acep dalam sambutannya.

BNI menjadi besar adalah juga peran serta dari masyarakat sekitar. Walaupun ditengah kondisi penyebaran Covid 19, Alhamdulillah kita masih bisa berikhtiar yaitu membagikan manfaat bagi lingkungan. Kita berdoa semoga pandemik ini segera berakhir, baik di Kuningan dan dunia, lanjut Acep lagi.

IMG_20200517_091210

Adapun penerima bantuan sebanyak 350 orang yang berada di sekitar tiga lingkungan RT BNI menerima paket seperti beras, gula, teh, sirup dll. Bupati juga menyampaikan bahwa bantuan agar dapat diterima warga dengan ikhlas dan jangan dilihat dari segi materi.

Menurut Bupati, sebentar lagi juga PEMDA Kuningan akan membagikan  paket sembako sebanyak 25 ribu dalam waktu dekat.

Perwakilan penerima bantuan sekitar 20 orang perwakilan Desa Cipicung, Cibinuang, Nanggela, Alam Asri, Lembur Sukun, Kramatmulya, Ciasem, Purwasari, Sawahwaru, Ciporang, Citangtu dan beberapa desa lainnya.

IMG_20200517_092124

Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis oleh Pimpinan BNI Kuningan kepada Bupati Kuningan. Setelah itu penyerahan simbolis juga dilakukan oleh Bupati Kuningan kepada warga penerima bantuan.

IMG_20200517_092146

BNI Melayani Negeri Kebanggaan Bangsa#Berani#Berkah Ramadhan untuk Indonesia.

 

Insight Kondisi Ekonomi Ditengah Situasi Pandemi Covid 19 bersama Adrian Maulana

Hai sobat halokuningan.com

Apa kabarnya nih ? Masih stay at home atau work from home kah ? Atau malah still work from office. Apapun kegiatan kamu tetap jaga kesehatan yak.

Udah lama nih saya ga update di halokuningan.com soalnya mau review tempat wisata juga lagi tidak memungkinkan. Mau review hotel apalagi ?

Kali ini saya pengen review sedikit mengenai kondisi ekonomi dan investasi apa yang pas saat pandemi Covid 19

Kondisi perbankan Indonesia masih bisa bertahan. Dibandingkan dengan kondisi tahun 1998 saat terjadi resesi ekonomi, kondisi perbankan di tahun 2020 ini lebih baik karena likuiditas perbankan tahun 2020 ini masih tetap terjaga.

IMG_20200506_092922

Kebetulan di kantor ada insight mengenai kondisi ekonomi serta investasi bersama Adrian Maulana.

Hasilnya saya rangkum sedikit yah

1 . Kondisi rupiah yang menguat terhadap dollar sejatinya bukan karena penguatan kondisi rupiah sendiri melainkan karena Amerika mencetak 💰 uang. Kalo kondisi suatu negara mencetak uang dan diguyur ke pasar yang terjadi adalah uang banyak beredar sehingga nilainya melemah.

2. Investasi di Indonesia yang masih bertahan dikondisi pandemi Covid 19 adalah sektor telekomunikasi, consumer and goods  serta kebersihan.

Sektor telekomunikasi tentunya orang banyak yang semakin sering memanfaatkan teknologi komunikasi, contohnya aplikasi aplikasi video call, zoom meeting menjadi favorit bagi para pekerja di tengah kondisi sosial distancing dan juga larangan mudik oleh pemerintah Indonesia.

Untuk sektor consumer and goods juga, tentunya masyarakat dalam kondisi bertahan hidup, kebutuhan kebutuhan primer seperti sembako, bahan pangan dan ketahanan pangan menjadi concern utama kita semua.

Kebersihan sendiri, contoh kebutuhan handsanitizer, masker dan multivitamin serta herbal yang dapat meningkatkan imun menjadi favorit masyarakat.

Nah mungkin sobat halokuningan.com yang mau investasi di saham atau Reksadana pilihlah manajer investasi yang memilih underlying investasinya di tiga bidang tersebut.

Sementara untuk investasi infrastruktur, komoditas menjadi investasi yang harus kita hati- hati pilih ditengah kondisi pandemi.

 

Penyakit Maag

ilustrasi gambar- by pfimegalife.co.id

Ditengah wabah Corona, ada aja sesuatu yang bikin gua, harus ke rumah sakit, ya btw karena gua pernah berinteraksi dengan temen yang dinyatakan ODP (Orang dalam pengawasan) karena pelatihan di batavia, terpaksa gua harus ke rumah sakit buat cek kondisi kesehatan gua.  Padahal gua berinteraksi ama dia udah lewat dari 14 hari, tapi ya tetep aja SDM kantor nyuruh gua buat cek kesehatan.

Akhirnya gua pilihlah RS jantung Hasna Medika yang ada di Cigugur Kuningan. Dan mumpung kesana, gua sekalian aja mau konsultasi soal dada kanan gua yang terkadang nyeri, ada rasa kayak dicubit dikit. Gua minta rontgen paru ngecek kondisinya juga, Alhamdulillah sih hasil rontgen paru bagus masih dalam batas normal. Cuman kayaknya gua harus jauh jauh aja dari asap rokok.

Yang bikin agak kaget sih malah diagnose dokter  bahwa gua punya maag? What perasaan makan teratur sih…eh tapi bentar dulu…kayaknya selama 13 tahun kebelakang memang pola makan gua ancur ancuran, kadang ga sarapan lah, soalnya kerjaan dibidang jasa yang emang wajib n kudu ngelayanin customer jadi pola makan rada terabaikan. Padahal gua pikir, gua ada masalah jantung juga, soalnya hasil ekg nya ada yang kurang bagus, tapi kata dokter  kalo jantung, di umur gua yang 38, masih menstruasi,  jantung insyaAllah ok.

Waktu ngantri di RS, jauhan karena harus physical distancing

Yang gua rasain :

  1. Sakit dibagian dada kanan  (di payudara kanan yang menurut dokter itu adalah ulu hati), rasa sakitnya hilang dan timbul kadang kalo jongkok kerasa.
  2. Suka sendawa terus kalo dikerokin.
  3. Beberapa hari sebelumnya gua sempet abis makan, malah keluar lagi makanannya.

Sejauh ini sih cuman itu. And then dokter nya bilang coba gua pakai dulu obatnya dua minggu, dan nanti konsul lagi. (Tapi dokternya bilang sih kalo lagi kondisi wabah selama masih ditahan sakitnya mendingan jangan ke rumah sakit).

Nasihat dari dokter sp penyakit dalam yang gua datengin

  • Jangan makan yang pedes, mie instan, kopi, yang asem asem—ini kata dokter yang gua datengin yaaa dan ya ampuuun, selama ini banyak banget yang gua langgar. Makanan pedes gua suka, tapi cabe rawit yah, bukan bumbu bumbu pedes yang marak sekarang ini, mie instan kadang sebulan sekali pasti gua ada makan mie instan, kopi….gua ga suka kopi kalo bikinan sendiri, tapi dengan maraknya café café dan kopi yang namanya aneh aneh itu gua doyan banget, makanan asem, gua juga doyan hiks hiks hiks….rujak contohnya, hampir tiap hari gua makan rujak.

Ya Allah makanan diatas harus gua tinggalin semua kalo gua pengen sehat, harus bisa.

Selain itu gua searching searching juga dan dapetlah di websitenya halodoc sebagai berikut

  • Jangan tidur dengan perut kenyang. Makanlah makanan setidaknya 2 hingga 3 jam sebelum berbaring. Tujuannya untuk memberikan waktu makanan untuk dicerna dan keluar dari perut. Kadar asam juga akan turun sebelum kamu membaringkan tubuh yang dapat memicu mulas.

—-Ini sering gua lakonin hiks hiks

  • Jangan makan berlebihan. Makanlah dengan porsi yang lebih kecil atau cobalah makan empat hingga lima kali dalam porsi kecil. Makan berlebihan memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.
  • Makan perlahan. Makan terlalu cepat bisa memicu kambuhnya maag. Pasalnya, makanan yang tidak dikunyah dengan baik membuat lambung bekerja lebih keras, sehingga maag pun dapat terjadi.
  • Miliki berat badan sehat. Bagi kamu yang sudah memiliki berat badan sehat, pertahankan sebisa mungkin. Kalau kamu punya berat badan berlebih, sebaiknya turunkan ke angka yang lebih sehat.

—dua tahun ini emang berat badan gua 65 kg bow, dengan tinggi badan hanya 157 kg harus diet diet, olahraga.

  • Berhenti merokok. Nikotin dalam rokok melemahkan bagian tubuh yang disebut sfingter esofagus bagian bawah. Otot tersebut mengontrol celah antara kerongkongan dan perut. Ketika ditutup, hal tersebut membuat asam dan hal-hal lain di perut tidak naik kembali.

—ini Alhamdulillah kagak pernah gua ngerokok

  • Hindari alkohol. Sudah bukan rahasia lagi kalau alkohol dapat mengiritasi lambung. Oleh sebab itu, sebaiknya hindari konsumsi alkohol berlebihan.

—ini juga Alhamdulillah ga pernah, jangan sampe ya guys.

Sekian curhatan gua dan tips yang gua sadur dari salah satu website, reminder for myself and for you guys sobat halokuningan.com

Salam Sehat

Gurat Perjuangan Pangeran Diponegoro di Museum Fatahilah, Jakarta

“Dengan segala sembah sujud kepada ibu, saya menyampaikan kepadamu bahwa nasib baik telah menyertai dalam seluruh perjalanan saya, tidak berbeda dengan di Magelang. Adapun alasan mengapa saya memberitahukan hal ini adalah agar ibu tidak sampai cemas memikirkan saya karena saya merasa sangat puas. Saya memercayakan semua cucu-cucu ibu ke tangan ibu. Terlebih lagi saya sendiri merasa betapa besar kesalahan saya terhadap ibu, lahir batin.

Semoga ibu mengampuni saya. Demikian juga halnya terhadap Yang Mulia, ayahanda saya, banyak juga kesalahan saya. Dengan demikian bila ada kesempatan, cucu-cucu ibunda harus menyampaikan kepada Yang Mulia ayahanda. Permohonan untuk kesalahan saya.”

Air mata menggenang dimata saya ketika membaca surat yang ditulis Pangeran Diponegoro untuk Ibundanya. Sobat Halokuningan.com dapat menemukan replika transkip surat Pangeran Diponegoro di Museum Sejarah Jakarta atau dikenal dengan Museum Fatahilah yang terletak di kawasan Kota Tua, Jakarta, yang diresmikan oleh Ali Sadikin, Gubernur Jakarta yang kala itu menjabat, di tanggal 30 Maret 1974.

Gerbang pintu masuk menuju Ruang Tahanan Pangeran Diponegoro
Gerbang pintu masuk menuju Ruang Tahanan Pangeran Diponegoro (Museum Sejarah Jakarta)

Museum Sejarah Jakarta dulunya adalah kantor pengadilan dan bagian bawahnya merupakan penjara bawah tanah. Bagian atas adalah kamar kepala bui Belanda yang apabila ada tahanan pribumi yang mempunyai derajat yang lebih tinggi akan segera dikosongkan dan ditempati oleh tahanan pribumi berstatus ningrat tersebut. Pangeran Diponegoro salah satu tahanan yang ditempatkan disana pada periode antara 8 April hingga 3 Mei 1830.

wp-15835079143501893173514.jpg
Lorong menuju ruang bawah tanah, yang merupakan penjara bagi tahanan kelas bawah. Kiai Mojo yang merupakan sahabat Pangeran Diponegoro dipenjara di sini.

PhotoGrid_1583507691491
Kondisi penjara bawah tanah yang dibuat Belanda untuk pejuang Indonesia, kondisi kurang cahaya, bola-bola pengikat yang sangat tidak manusiawi sehingga banyak tahanan yang keburu meninggal tanpa pernah sampai di sidang pengadilan.

“Saat saya naik Korvet Pollux jam delapan pagi hari Senin, 3 Mei 1830 dengan tiga kerabat dekat dan 16 pengikut, babak baru kehidupan saya dimulai. Kepergian dari Batavia menandai berakhirnya tiga tsunami besar dalam hidup saya.Tsunami pertama terjadi pada awal tahun 1793, ketika sebagai seorang anak kecil saya dibawa dari keputren keraton yogya untuk dibesarkan di Tegalrejo oleh nenek buyut saya yang kuat dan tegas. Pengalaman ini mengasah saya menjadi seorang pemimpin. Tsunami kedua terjadi pada Rabu, 20 Juli 1825, ketika Belanda menyerbu dan membakar habis kediaman saya, Tegalrejo. Peristiwa inilah yang mengawali perang jawa. Selama lima tahun saya terpaksa bertindak sebagai Ratu Adil dan Panglima perang sabil dengan semua penderitaan perang. Tsunami terakhir terjadi di Magelang pada 28 Maret 1830, ketika saya dikhianati dan ditangkap lalu dibuang ke pengasingan. Masing-masing tsunami merupakan rubicon, momentum yang tidak memiliki jalan kembali.

IMG_20200306_123506
Denah dari Korvet Pollux, Kapal yang berlayar menuju Manado, membawa Pangeran Diponegoro dan keluarga ke tempat pengasingan

IMG_20200306_122658
(Wajah angkuh-redaksi) H. M. Baron de Kock yang menangkap Pangeran Diponegoro. Sejak penangkapan Diponegoro, de Kock karirnya melesat di negeri Belanda.

Gigihnya perjuangan Diponegoro walau berakhir pengkhianatan menjadi pelajaran kita semua. Terimakasih pahlawanku, semoga jiwamu syahid. Tidak ada yang sia-sia dari perjuanganmu.

IMG_20200306_122733
Lukisan Pangeran Diponegoro karya Ernest Hardouin (1820-1834) seorang teman Bik, Bik adalah salah satu seniman Belanda.

Selain sejarah tentang Diponegoro, Sobat Halokuningan.com juga dapat mempelajari silsilah kerajaan Tarumanegara, Kerajaan Sunda, awal terbentuknya kota Jakarta serta waktu Indonesia mulai berinteraksi dengan kebudayaan Eropa.

Museum Sejarah jakarta menjadi tempat yang menarik dan edukatif, untuk biaya masuknya sekarang harus menggunakan kartu Jakarta dengan harga Rp. 35.000.

IMG_20200306_120502
kartu jakarta yang berisi saldo 20.000 yang terpotong 5.000/orang sebagai tiket masuk

IMG_20200306_125906
Museum Sejarah Jakarta atau dikenal dengan Museum Fatahillah atau Museum Batavia.

Note : Semua tulisan diatas dapat anda temukan di Museum Sejarah Jakarta, dan ditambah sedikit perspektif dari sisi penulis.

Salam Heritage